Konten dari Pengguna

Hati-hati dalam Membuat Janji

Hijab Lifestyle

Hijab Lifestyle

All about hijab.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hijab Lifestyle tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi orang yang suka ingkar janji. Foto: shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi orang yang suka ingkar janji. Foto: shutterstock

Manusia hidup untuk saling membutuhkan. Saling menjaga kepercayaan sangat penting agar ikatan yang sudah terjalin tidak terpecah belah. Namun sayangnya, kepercayaan itu dipatahkan oleh janji yang diingkari.

embed from external kumparan

Kredibilitas keimanan seorang Muslim dalam berinteraksi sosial pun diukur Allah SWT dengan dua kriteria utama, yakni menjaga amanah dan menunaikan janjinya.

Allah SWT berfirman dalam QS. al-Mukminun ayat 8 yang artinya:

"Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya."

Apakah Allah SWT akan marah dengan perilaku ingkar janji? Tidak. Meskipun ada umat-Nya yang ingkar janji, Allah SWT tetap akan melimpahkan nikmat kepadanya. Ketika kamu diberi kelancaran rezeki, harusnya kamu juga ingat kepada Allah SWT. Karena semua yang kamu nikmati di dunia adalah milik-Nya. Makanya, sesibuk-sibuknya kamu bekerja, hendaknya mampu meluangkan waktu untuk salat.

Akibat dari ingkar janji, Allah SWT telah menjanjikan dasar neraka bagi mereka. Bayangkan saja, betapa panasnya di dalam sana. Padahal, terkena petikan api walau sedikit saja bisa menimbulkan rasa sakit.

Selain itu, ingkar janji juga mengakibatkan pertengkaran hingga permusuhan dari hubungan yang baik-baik saja malah menjadi rusak.

Allah SWT memang tidak suka jika ada hamba-Nya yang melanggar janji yang telah dibuat kepada sesama, sebab ingkar terhadap janji sendiri merupakan salah satu sifat orang munafik.

Allah SWT berfirman dalam QS. an-Nisa ayat 145 yang artinya:

"Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka."

Rasulullah SAW pun pernah bersabda bahwa cela orang munafik di antaranya adalah mentalitas khianat dan suka mengingkari janji, baik kepada Allah SWT maupun sesama manusia.

“Ada empat hal, yang jika berada pada diri seseorang, maka ia menjadi seorang munafik. Sesungguhnya dan barang siapa yang terdapat pada dirinya satu sifat dari empat hal tersebut, maka pada dirinya terdapat sifat kemunafikan hingga dia meninggalkannya. Yaitu, jika diberi amanat dia khianat, jika berbicara dusta, jika berjanji mengingkari, dan jika berseteru ia berlaku curang.” (HR Bukhari dan Muslim)

Melalui penjelasan beberapa ayat Al-Quran dan hadis di atas, kita tahu bahwa ingkar janji bukanlah termasuk ciri-ciri Muslim yang bertakwa. Jadi, pelihara dan jagalah hubungan yang sudah terjalin dengan baik dan jangan berjanji jika kamu tidak bisa menyanggupinya. Karena janji apa pun dan kepada siapa pun yang telah kamu buat, akan dimintai pertanggung jawabannya kelak.