Inilah Tanda Salat Diterima Allah SWT

All about hijab.
Tulisan dari Hijab Lifestyle tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salat merupakan tiang agama. Itu artinya, salat merupakan pondasi dari agama Islam. Dalam hal ini salat yang dimaksud adalah salat fardhu yang hukumnya wajib untuk dijalani.
Dari Mu'adz bin Jabal, Nabi SAW bersabda:
رَأْسُ الأَمْرِ الإِسْلاَمُ وَعَمُودُهُ الصَّلاَةُ
Artinya: Inti segala perkara adalah Islam dan tiangnya yang merupakan salat. (HR Tirmidzi no. 2616 dan Ibnu Majah no. 3973)
Bagi seorang muslim, menjalani salat fardhu seharusnya sudah menjadi hal yang rutin setiap harinya. Akan tetapi, sampai saat ini saja masih banyak muslim yang tidak menunaikan ibadah salat wajib tersebut. Mereka yang taat menjalaninya, maka akan mendapatkan pahala. Sedangkan mereka yang meninggalkan salat, maka akan mendapatkan dosa. Perlu untuk kamu ketahui bahwa salat pula menjadi amalan yang bakal dihisab pertama kali di yaumil qiyamah kelak.
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Ma'un ayat 4-5 yang artinya:
"Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang salat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari salatnya."
Namun, pernahkah kamu berpikir, apa saja hal yang membuat salat kita diterima oleh Allah SWT?
Dilansir dari berbagai sumber, ternyata ada tanda bahwa salat yang kita jalani dapat diterima oleh Allah SWT. Hal ini tercantum dalam sebuah hadis qudsi, yang berbunyi:
"Sesungguhnya Aku (Allah) hanya akan menerima salat dari hamba yang dengan salatnya itu dia merendahkan diri di hadapan-Ku. Dia tidak sombong kepada makhluk-Ku yang lain. Dia tidak mengulangi maksiat kepada-Ku. Dia menyayangi orang-orang miskin dan orang-orang yang menderita. Aku akan muliakan salat hamba itu dengan kebesaran-Ku. Aku akan menyuruh malaikat untuk menjaganya. Dan kalau dia berdoa kepada-Ku, Aku akan memperkenankannya. Perumpamaan dia dengan makhluk-Ku yang lain adalah seperti perumpamaan Firdaus di surga."
Berdasarkan hadis qudsi tersebut, terdapat empat poin yang sebagai tanda bahwa ibadah seseorang diterima.
Pertama, selalu merendahkan diri di hadapan Allah SWT.
Kedua, seorang hamba yang tidak sombong kepada makhluk ciptaan Allah SWT lainnya.
Ketiga, hamba yang tidak mengulangi maksiat kepada-Nya.
Keempat, selalu menyayangi orang-orang miskin dan menderita.
Dari empat poin tersebut, semoga kita bisa benar-benar menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Wallahu 'alam.
