Jangan Pernah Ragu Dalam Berdoa

All about hijab.
Tulisan dari Hijab Lifestyle tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Assalamu’alaikum ukhti, kali ini aku mau sharing tentang keyakinan dalam bedoa. Jujur aku sangat bersyukur atas apa yang direncanakan allah untuk hidup aku. Dua tahun belakangan bisa dibilang rasio kebahagian dan kesedihan aku 30:70 (30 bahagia, 70 sedih). Tetapi aku optimis allah tidak akan menguji hambanya lebih dari batas kemampuannya. Yuk simak ceritaku

Lebaran tahun lalu, adalah puncak kesedihanku. Sehari sebelum lebaran bahkan aku tidak tidur. Lalu pada saat lebaran aku berdoa dengan sungguh-sungguh dengan kemantapan hati. Beberapa aku tulis dalam cuitanku di Instagram.

Yang digaris bawahi adalah doa-doaku dan alhamdulillah perlahan tetapi pasti satu-persatu doa yang kutulis itu dikabulkan. Yang pertama adalah saudaraku yang akan menikah didalam tulisan itu sekarang sudah menikah, lalu kedua adalah berjalan kearah yang lebih baik alhamdulillah aku pelan-pelan menemukan apa yang aku cari, ketiga adalah dijauhkan dari orang yang berusaha menyakiti alhamdulillah terkabulkan juga, keempat alhamdulillah bisa bertemu Ramadhan lagi tahun ini, yang terakhir insya allah tentang dipertemukan dengan yang diharapkan sebentar lagi juga akan terwujud, mohon doanya.
Semua itu aku ucapkan ketika berdoa, aku ucapkan perlahan dengan suara, aku bayangkan aku sedang curhat kepada penciptaku. Karena aku tahu aku ini lemah aku tidak bisa apa-apa jika tidak ada penciptaku. Dan pada waktu aku menjalani doa-doaku adakalanya aku merasa “kenapa belum diwujudkan ya?” lalu seakan dijawab, tidak lama aku mempertanyakan itu dalam materi kajian ada penjelasan ayat ini
“Bisa saja kamu membenci sesuatu padahal hal itu baik untuk kamu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal hal itu buruk bagi kamu. Dan Allah-lah yang mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah 2:216).
Setelah itu sudah, aku benar-benar mempercayakan hidupku kepada penciptaku. Tugasku hanya berdoa dan berusaha, berhasil atau tidaknya urusan belakangan. Insyaallah aku ikhlas.
Semoga ceritaku ini bisa bermanfaat untuk teman-teman semua. Semoga doa-doa yang kalian panjatkan setiap waktu sekabulkan pada saat yang tepat dan disegerakan aamiin
By Nadia Endika Putri
