Kemunculan Nabi Palsu Sudah Diprediksi Nabi Muhammad SAW

All about hijab.
Tulisan dari Hijab Lifestyle tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nabi muhammad SAW merupakan sosok yang sangat penting dalam sejarah perkembangan agama Islam. Dapat dikatakan, seluruh umat muslim pasti mengetahui sosok beliau dengan segala kebaikan dan kerendahan hatinya.
Baik dari zaman kenabian hingga modern sekarang, Nabi Muhammad SAW menjadi sosok suri tauladan bagi seluruh umat muslim di dunia.
Kisah Nabi Muhammad SAW pula sering kali diceritakan kepada anak-anak, terkait kelahirannya, keluarga, serta dakwahnya dalam menyebarkan ajaran Islam. Maka dari itu, namanya tidak asing lagi bagi setiap muslim.
Nabi Muhammad SAW merupakan nabi ke-25 dan diketahui menjadi penutup seluruh para nabi dan rasul, sehingga tidak ada lagi nabi dan rasul setelahnya.
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Ahzab ayat 40 yang artinya:
"Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."
Mengatahui fakta tersebut, nyatanya masih ada saja orang-orang yang mengaku sebagai nabi. Seperti pada kasus Joseph Paul Zhang yang beberapa hari ini viral karena mengaku Nabi ke-26. Hal tersebut ia sampaikan dalam akun Youtube-nya berjudul 'Puasa Lalim Islam' sebagaimana yang dilansir dari Kumparan.com.
Ternyata, maraknya orang-orang yang mengaku sebagai nabi telah diprediksi oleh Nabi Muhammad SAW. Meskipun pada kenyataannya, Nabi Muhammad SAW lah yang merupakan nabi terakhir dan penutup.
Prediksi adanya orang-orang yang mengaku sebagai nabi diungkapkan dalam sebuah hadis sebagai berikut:
"Sesungguhnya akan ada tiga puluh orang pendusta di tengah umatku. Mereka semua mengaku nabi. Padahal, aku adalah penutup para nabi, tidak ada nabi sesudahku." (HR Abu Dawud)
Seperti dilansir dari berbagai sumber, ternyata pada era kepemimpinan Nabi Muhammad SAW sudah ada seorang pria yang mengklaim dirinya sebagai nabi. Sosok itu bernama Abhalah bin Ka'ab bin Ghauts Al-Kadzdzab dari Yaman. Lalu, ada Musailimah bin Tsumamah bin Habib Al-Kadzdzab dari Yamamah juga muncul sebagai nabi palsu. Dan banyak lagi orang-orang pada masa itu yang mengaku sebagai nabi.
Fakta bahwa Indonesia merupakan sebuah negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. Ternyata selalu saja ada yang mengaku sebagai nabi dan telah memiliki pengikut yang banyak. Mereka yang mengaku sebagai nabi, karena telah mengaku menerima wahyu langsung dari Tuhan dan malaikat.
Untuk membahas lebih lanjut, sebenarnya wahyu itu ada dua macam, yaitu wahyu dari Allah dan wahyu dari setan.
Wahyu dari Allah diturunkan kepada nabi-Nya, Muhammad SAW. Sedangkan, wahyu setan diturunkan kepada kawan-kawannya.
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-An'am ayat 121 yang artinya:
"...Sesungguhnya syaitan itu membisikkan kepada kawan-kawannya agar mereka membantah kamu; dan jika kamu menuruti mereka, sesungguhnya kamu tentulah menjadi orang-orang yang musyrik."
Jadi, dapat disimpulkan bahwa kemunculan nabi palsu sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Setelah adanya kasus Joseph Paul Zhang, semoga tidak ada lagi kasus-kasus seperti itu. Aamiin.
