Kenali Bahaya dan Macam-macam Ria

All about hijab.
Tulisan dari Hijab Lifestyle tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ria adalah perbuatan yang syirik kecil yang tidak disukai Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. Sebab, dampak dari perbuatan ria tersebut dapat merusak iman. Hukumnya pun haram dalam Islam.
Dalam bahasa arab, ria berasal dari kata raa yang bermakna memperlihatkan. Artinya, riya adalah memperlihatkan atau memperbagus suatu amal ibadah dengan tujuan mendapatkan pujian dari orang lain dan niatnya bukan sungguh karena Allah SWT.
Amal ibadah yang dilakukan tanpa niat karena Allah SWT tidak akan diterima oleh-Nya.
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 264 yang artinya:
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia."
Untuk itu, kamu perlu menghindari ria dengan mengetahui jenis-jenis ria sebagaimana yang dirangkum dari berbagai sumber.
1. Ria dengan menampakkan anggota tubuh
Salah satu jenis ria adalah menampakkan anggota tubuh. Apa maksudnya? Mungkin ada sebagian yang bingung apa maksud dari ria menampakkan anggota tubuh, tapi dalam hal ini contohnya seperti memamerkan tubuh yang kurus sebagai tanda rajin berpuasa, wajah yang pucat karena ingin memperlihatkan kurang tidur karena selalu mengerjakan ibadah di malam hari.
Yap, dua contoh tersebut termasuk salah satu ria dengan menampakkan anggota badan.
2. Ria dalam penampilan
Untuk hal ini, sebagian dari kalian pasti mengerti apa maksudnya. Yap, salah satu contoh yang mudah dipahami adalah mereka yang memperlihatkan penampilan syar'i agar terlihat alim dan menggunakan barang-barang mewah agar mendapatkan pujian.
Sebaiknya, jangan pernah melakukan hal seperti itu ya, hijabers.
3. Ria dengan perkataan
Jenis ria yang ketiga adalah dalam perkataan. Mungkin riya dengan perkataan masih sering dilakukan oleh sebagian muslim, baik disengaja maupun tidak.
Salah satu contohnya yaitu membaca Al-Qur'an dengan fasih dan suara yang merdu dihadapan banyak orang dengan harapan ingin dipuji.
4. Riya dengan perbuatan
Adakah di antara kalian yang melakukan ria dengan perbuatan? Seperti menampakkan kekhusyukan ketika salat, ria ketika berpuasa, atau memperlihatkan sedekah yang dilakukan? Duh, jangan sampai deh kamu terjerumus menjadi ria karena niat yang salah ya.
5. Ria dengan menyombongkan diri kepada siapa pun
Perbuatan menyombongkan diri kepada orang lai sampai saat ini mungkin masih banyak dilakukan. Kamu jangan pernah berpikir kalau mereka yang rajin beribadah bisa terbebas dari ria. Karena godaan dalam hal apa pun bisa terjadi kepada siapa saja.
Perbuatan ria seperti sudah merajalela, meskipun setiap orang memiliki kadar yang berbeda, tapi tetap saja tujuannya hanya ingin dipuji. Ria yang merupakan penyakit hati dapat mendatangkan murkanya Allah SWT. Balasannya tidak lain adalah siksaan api neraka.
Allah SWT berfirman dalam QS. An-Nisa ayat 142 yang artinya:
"Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali."
Dalam hal apa pun, perbuatan ria memang bukanlah perbuatan yang patut dilakukan. Mereka yang terjerumus dalam perbuatan ria, perlahan-lahan akan membuat iman mereka semakin rusak. Wallahualam.
