Makna Air pada Arsitektur Islam

All about hijab.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Hijab Lifestyle tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pernahkah kamu melihat kolam air di depan halaman masjid? Air bukan hanya tambahan fungsional untuk arsitektur dan desain. Air adalah bagian integral dari arsitektur baik dalam membentuk estetika lanskap dan menghembuskan kehidupan ke dalam struktur bangunan serta lingkungan sekitar.
Air tidak selalu memainkan peran yang sama dalam arsitektur tradisional Eropa seperti halnya dalam arsitektur Islam. Al-Qur'an menyatakan bahwa "setiap makhluk hidup terbuat dari air".
Kehadiran air dalam desain arsitektur Islam adalah simbol maupun praktis. Bagaimanapun, air membawa kehidupan. Tak hanya pada agama Islam, tetapi juga pada banyak budaya yang mengaitkan air dengan kehidupan, kesucian, dan keberlanjutan.
Air telah banyak digunakan dalam arsitektur Islam di Timur Tengah, India, hingga Spanyol. Tak hanya itu, air memainkan peran yang sangat sentral dalam desain Iran. Para ahli pertanian Persia menciptakan apa yang disebut 'qanat' pada abad ke-7 berdasarkan hukum hidrolik, bahkan 1.000 tahun sebelum pompa air ditemukan.
Qanat memungkinkan pengelolaan air pada daerah kering. Sistem tersebut memasok air dan irigasi ke tanah yang gersang dan terisolasi. Bentuknya berupa sumur dalam yang dihubungkan oleh terowongan yang membawa air dalam jarak jauh. Pada abad ke-8 M, orang Persia menemukan kincir air untuk memanfaatkan air yang mengalir dari sungai dan menggunakannya untuk irigasi.
Air di taman Persia memiliki makna simbolis khusus, namun tetap membantu dalam mendinginkan udara dan menyuburkan tanaman. Kata 'surga' atau dalam Bahasa Inggris disebut sebagai 'paradise' berasal dari kata Persia Kuno 'pairidaeza', yang mengacu pada taman bertembok.
Taman Persia yang indah banyak memunculkan air sebagai bagian dari seni arsitektur. Selain menawarkan suara gemercik yang menenangkan, kehadiran air dapat berperan layaknya cermin yang memantulkan rupa bangunan. Terlebih lagi, air mancur di kolam merayakan semangat kehidupan.
Air juga menciptakan simfoni dan riak, serta sebagai elemen ornamen taman. Bagi orang-orang gurun, air susah ditemukan sehingga hampir tidak tersedia. Oleh karena itu, bangunan yang memiliki air dianggap sebagai bangunan yang mewah. Sarana air membantu menjaga kesan teduh pada tempat itu.
Selain sebagai simbol arsitektur di berbagai macam bangunan masjid yang sering kita temukan, air juga wajib hadir pada keran untuk umat Islam berwudhu. Dengan kata lain, air melambangkan kemurnian dan kesucian baik secara praktis maupun spiritual bagi agama Islam.
Pada akhirnya, air menggambarkan keindahan di bumi. Simbolisme taman ini sering ditampilkan pada berbagai macam tujuan di kehidupan. Air yang mengalir melalui taman melambangkan taman surga yang dijanjikan, seperti yang disebutkan dalam Al-Quran.
