Mengenal Tabi'in dan Tabi’ut tabi’in

All about hijab.
Tulisan dari Hijab Lifestyle tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Assalamu'alaikum ukhti, membahas mengenai masa Nabi Muhammad ﷺ dan setelahnya maka kita akan mengenal Tabi'in dan Tabi’ut tabi’in. Tabi’in artinya pengikut, adalah orang Islam awal yang masa hidupnya setelah para Sahabat Nabi dan tidak mengalami masa hidup Nabi Muhammad. Usianya tentu saja lebih muda dari Sahabat Nabi bahkan ada yang masih anak-anak atau remaja pada masa Sahabat masih hidup. Tabi’in disebut juga sebagai murid Sahabat Nabi.
Tokoh-tokoh Tabi’in
Uwais Al-Qorniy
Said bin Al-Musayyib
Urwah bin Az-Zubair
Saalim bin Abdillah bin Umar
Ubaidillah bin Abdillah bin Utbah bin Mas’ud
Muhammad bin Al-Hanafiyah
Ali bin Al-Hasan Zainal Abidin
Al-Qaasim bin Muhammad bin Abi Bakar Ash-Shiddiq
Al-Hasan Al-Bashriy
Muhammad bin Sirin
Abu Hanifah Umar bin Abdul Aziz
Muhammad bin Syihab Az-Zuhriy.
Foto : Pixabay
Tabi’ut tabi’in atau Atbaut Tabi’in artinya pengikut Tabi’in, adalah orang Islam teman sepergaulan dengan para Tabi’in dan tidak mengalami masa hidup Sahabat Nabi. Tabi’ut tabi’in disebut juga murid Tabi’in. Menurut banyak literatur Hadis : Tab’ut Tabi’in adalah orang Islam dewasa yang pernah bertemu atau berguru pada Tabi’in dan sampai wafatnya beragama Islam. Dan ada juga yang menulis bahwa Tabi’in yang ditemui harus masih dalam keadaan sehat ingatannya. Karena Tabi’in yang terahir wafat sekitar 110-120 Hijriah. Dalam kalangan 4 imam mazhab ahli sunnah waljamaah imam Hanafi tidak termasuk dalam tabi’ tabiin karena beliau pernah berguru dengan sahabat Nabi. Manakala baik 3 imam yaitu imam Malik dan imam Syafi’i adalah tabi’ tabiin karena mereka berguru dengan tabiin. Tabi’in seperti definisi di atas tapi bertemu dengan Sahabat. Sahabat yang terahir wafat sekitar 80-90 Hijriah.
Tokoh-tokoh Tabi’ut tabi’in
Malik bin Anas
Al-Auza’iy
Sufyan Ats-Tsauriy
Sufyan bin Uyainah Al-Hilaliy
Al-Laits bin Saad
Abdullah bin Al-Mubaarok
Waki’
Asy Syafi’i
Abdurrahman bin Mahdiy
Yahya bin Said Al-Qathan
Yahya bin Ma’in
Ali bin Al-Madiniy.
