Konten dari Pengguna

Panjatkan Doa Ini untuk Menghindari Maksiat

Hijab Lifestyle

Hijab Lifestyle

All about hijab.

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hijab Lifestyle tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi maksiat. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi maksiat. Foto: Shutterstock

Pada hakikatnya, setiap umat Islam diperintahkan untuk selalu menaati perintah dan menjauhi larangan Allah SWT. Namun sayangnya, tidak semua manusia dapat melakukan perintah-perintah Allah SWT. Ada saja larangan-larangan yang dilakukan sehingga dapat menjerumuskan mereka ke dalam neraka.

Manusia memang tak luput dari kesalahan. Inilah mengapa, kesalahan kerap dilakukan oleh manusia, baik disengaja maupun tidak.

Salah satu larangan yang mesti dijauhi oleh manusia adalah kemaksiatan. Namun demikian, sebaik-baiknya manusia yang pernah melakukan maksiat adalah mereka yang mau bertaubat, mengakui kesalahannya, dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi.

Nah, agar umat manusia dapat dijauhkan dari kemaksiatan, patutlah kita memohon pertolongan Allah SWT. Ada cara yang bisa dilakukan untuk menghindari maksiat, yaitu berdoa.

Sebagaimana dilansir dari beberapa sumber, berikut doa yang dapat dipanjatkan oleh setiap manusia untuk menghindari kemaksiatan.

Doa menghindari kemaksiatan

Bismillahirrahmanirrahim

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْئَلُكَ التَوْبَةَ وَدَوَامَهَا وَنَعُوْذُ بِكَ مِنَ المَعْصِيَةِ وَأَسْبَابِهَا وَذَكِّرْنَا بِالخَوْفِ مِنْكَ قَبْلَ هُجُومِ خَطَرَاتِهَا، وَاحْمِلْهُ عَلَى النَّجَاةِ مِنْهَا وَمِنْ التَّفَكُّرِ فِي طَرَائِقِهَا وَامْحُ مِنْ قُلُوبِنَا حَلَاوَةَ مَا اجْتَبَيْنَاهُ مِنْهَا، وَاسْتَبْدِلْهَا بِالكَرَاهَةِ لَهَا وَالطَّمَعِ لِمَا هُوَ بِضِدِّهَا

Allaahumma innaa nas'alukat taubata wa dawaamahaa, wa na'uudzu bika minal ma'shiyati wa asbaabihaa, wa dzakkirnaa bil khaufi mina qabla hujuumi khatharaatihaa, wahmilhu alaan najaati minhaa wa minat tafakkuri fii tharaa’iqihaa, wamhu min quluuinaa halaawata majtabainaahu minhaa, wastabdilhaa bil karaahati lahaa wat thama'I li maa huwa bi dhiddihaa.

Artinya: Ya Allah, kepada-Mu kami meminta pertobatan dan kelanggengannya. Kepada-Mu, kami berlindung dari maksiat dan sebab-sebabnya.Ingatkan kami agar takut kepada-Mu sebelum datang bahaya maksiat. Bawakan ketakutan itu untuk menyelamatkan kami dari maksiat dan dari pikiran di jalanan maksiat. Hapuskan kelezatan maksiat yang kami pilih dari hati kami.Gantikan kenikmatan itu dengan rasa tidak suka dan keinginan terhadap lawanan maksiat.