Konten dari Pengguna

Para Tokoh Sejarah Dunia

Hijab Lifestyle

Hijab Lifestyle

All about hijab.

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hijab Lifestyle tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gelar “Bapak Sejarah Dunia” tepat diberikan kepada Herodotus sebab Herodotus adalah sejarawan Yunani Kuno yang membuat karya bersama para ahli di masanya. Herodotus dilahirkan dalam keluarga bangsawan dari Halicarnassus, sebelah barat daya Asia Kecil, antara 490-480 SM, suatu hari ia terlibat dalam suatu perselisihan di kota kelahirannya yang mengakibatkan ia pergi ke Athena sampai 444 SM, kemudian antara 465-444 SM ia berkelana ke seluruh Asia Kecil, Kepulauan Aegea, Mesir, Palestina, Thrace sampai di Babylon dan daerah Scythia di sebelah utara Laut Hitam, ia meninggal kalau tidak di Thurii mungkin di Athena.

Para Tokoh Sejarah Dunia
zoom-in-whitePerbesar

Foto: Ilustrasi Sejarah | Fancycrave.com

Karyanya yang terkenal di antaranya The History of the Persian Wars, dengan mengandalkan penglihatan, pertimbangan, dan penelitiannya Herodotus berhasil menuliskan sebagian besar sebab peperangan itu, dalam proses penulisan dan penelitian karyanta, Herodotus mengikutsertakan para penulis sejarah, dan ahli-ahli ilmu cabang lain, dalam menggambarkan epik, ia berusaha menggambarkan karakter untuk menghidupkan ceritanya dengan pidato-pidato yang seolah-olah telah pernah diucapkan oleh pelaku dalam cerita itu.

Selain sebagai “Bapak Sejarah”, ia juga dikenal sebagai “Bapak Antropologi”, karyanya The Histories mengemukakan hasil pengamatannya selama perjalanannya ke Mesir. Sementara dalam Ensiklopedia Indonesia, Herodotus hidup antara 484-424 SM, sejak masa Hellenisme buku-bukunya terbagi atas 9 bagian yang disebut Historiae yang melukiskan berbagai negeri dan bangsa, dikisahkannya perseteruan berabad-abad lamanya antara Bangsa Yunani dan Kaum Barbar sampai kepada peperangan Persia.

Para Tokoh Sejarah Dunia (1)
zoom-in-whitePerbesar

Foto: Ilustrasi Sejarah | Pixabay.com

Dalam website BBC dijelaskan bahwa Herodotus mencatat pembunuhan ratusan tentara Persia dalam pengepungan di sebuah desa, Herodotus juga mencatat bahwa kemudian di sana (tentara Persia) terjadi banjir pasang yang lebih tinggi dari sebelumnya seperti yang dikatakan penduduk aslinya lebih tinggi dari yang sering terjadi.

Ranke mengatakan bahwa sejarah harus ditulis sebagaimana sesungguhnya terjadi atau dalam bahasa Jerman dikenal dengan wie es eigetnlich gewesen ist. Kepeloporannya dalam mengembangkan historiografi modern tidak terlepas dari usaha para pendahulunya, seperti Jean Mabillon yang telah menyumbangkan Ilmu Diplomatika, Ranke sebagai seorang nasionalis memperlihatkan sikapnya dalam karya-karyanya tentang sejarah diplomatik dan politik.

Ia tidak sependapat dengan pandangan romantisisme yang subur di zaman itu yang menekankan unsur estetika (seni) dalam penulisan sejarah, menurutnya seorang sejarawan haruslah berpedoman pada pengaturan yang ketat, imajinasi sejarawan tidak sama dengan seniman, mereka harus tunduk pada kepada dukungan bukti-bukti nyata dan kritis, karena itulah Ranke dikenal sebagai Bapak Historisme, Ranke menolak setiap usaha untuk menulis sejarah dengan menggunakan sumber yang tidak tergolong sumber primer seperti halnya Thucydides yang menjadi kajian untuk disertasinya, Ranke berusaha menggabungkan rekonstruksi kebenaran masa lampau dengan elegansi sastra

Sumber

Abdullah, Taufik dan Abdurrahman Surjomiharjo. 1985. Ilmu Sejarah dan Historiografi. Jakarta: PT Gramedia.

Encyclopedia Americana. 2006. Danburry, Connecticut: Scholastic Library Publishing Inc.

Ensiklopedia Indonesia Jilid II. Bandung: N.V. Penerbitan W. Van Hoeve.

Ensiklopedia Islam. 1993. Jakarta: PT Ichtiar Baru van Hoeve.

Herlina, Nina. 2014. Historiografi Barat. Bandung: Satya Historika.

Herlina, Nina. 2009. Historiografi Indonesia dan Permasalahannya. Bandung: Satya Historika.

http://www.bbc.co.uk/search?q=herodotus, diakses Hari Selasa, 16 September 2014, pukul 17.57 WIB