Walau Nikmat, Kamu Harus Berpikir Dua Kali Untuk Makan Kol Goreng

All about hijab.
Tulisan dari Hijab Lifestyle tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Assalamu’alaikum ukhti, siapa disini yang suka makan pecel lele? Aku suka banget lho. Apalagi kalau dimakan persama kol goreng tempe dan tahu, wah juara banget deh. Eits tapi setelah aku mengetahui fakta yang satu ini aku sangat berusaha mengurangi kesukaanku terhadap kol goreng. Yuk simak

Kol Goreng | @javafoodie/Instagram
1. Kol yang digoreng merusak nutrisi yang terkandung dalam kol
Seperti yang aku bilang, kol goreng memang juara untuk dimakan. Namun, proses penggorengan justru dapat menghancurkan beberapa jenis vitamin yang terkandung pada kol, seperti vitamin A, B, C, dan K.
2. Kol goreng dapat memicu kanker
Kol yang digoreng terlalu lama akan merangsang munculnya senyawa amina heterosiklik yang bersifat karsinogenik. Senyawa inilah yang kemudian bisa menjadi pemicu kanker.
3. Kol goreng menyebabkan obesitas dan serangan jantung

Kol Goreng | @meandfood/Instagram
Kol memang bermanfaat untuk kesehatan jantung karena tidak mengandung kolesterol dan lemak jenuh yang berbahaya. Namun ketika sudah digoreng dengan suhu yang tinggi, kol akan menyerap sebagian minyak goreng. Kandungan lemak jenuh dan kolesterol dalam minyak goreng dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti obesitas dan serangan jantung.
By Nadia Endika Putri
