2 Desa Wisata dari Kalbar Masuk Daftar Promosi Pariwisata di Platform Mr Aladin
·waktu baca 3 menit

Hi!Pontianak - Dua Desa Wisata dari Kalimantan Barat terdaftar dalam daftar promo pariwisata nasional, yakni pada platform Mr Aladin. Dua desa wisata tersebut dibuat menjadi paket wisata yang siap dikunjungi oleh wisatawan.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Pemasaran Nusantara Deputi Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dwi Marhen Yono. Dua desa wisata tersebut di antaranya adalah Benua Melayu Laut (BML), dan Desa Sungai Kupah.
“Kami dari Kementerian Pariwisata ditargetkan Presiden untuk tahun depan dari 600 juta pergerakan wisatawan domestik jadi 1,4 miliar sehingga butuh effort luar biasa, salah satu strategi kami mengemas paket wisata desa ke on boarding travel agent, kemarin 21 November kita launching BETI DEWI, (Beli Kreatif Desa Wisata),” jelas Dwi, Jumat, 9 Desember 2022.
Ia menyebutkan terdapat 100 desa wisata yang siap dijual di platform Mr Aladin. Di sana wisatawan dapat mencari tempat wisata, pembelian tiket, hingga pemesanan kamar hotel, langsung dari satu platform.
“Selanjutnya, semua (platform travel agent) akan kita ajak kolaborasi, harapannya ketika paket itu dijual banyak tamu-tamu yang beli. Itu sekarang ada di Mr Aladin, nanti di sana ada tiket, peswat, hotel, langsung desa wisata diklik nanti ada 100, termasuk 2 dari Kalbar itu akan disebar di platform mereka,” paparnya.
Di platform tersebut, terdapat dua bahasa yang dapat digunakan yakni bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Diharapkan dengan dikembangkannya promosi wisata digital tersebut dapat memancing wisatawan mancanegara.
Dwi menyebutkan, pihaknya hanya dapat membawa 3 paket desa wisata dari setiap perwakilan provinsi. Namun ia berharap, setiap provinsi nantinya dapat mengemas paket wisata l dari Kabupaten Kota masing-masing.
“Kalau Kalbar ada 20 paket wisata berarti 17 tidak masuk di nasional, silahkan dikemas di paket provinsi dijual dengan cara yang sama atau lebih kreatif lagi. Yang kita jual ini benar-benar 100 desa wisata yang sudah dikunjungi pak Menteri dan sudah menjadi 100 desa wisata terbaik dari para juri,” terangnya.
Sementara itu, Kadisporapar Kalbar, Windy Prihastari menyebutkan ia bersyukur karena terdapat dua perwakilan desa wisata yang menjadi paket dan dipromosikan melalui travel agent nasional,
“Jadi kedepannya, dengan adanya 2 paket wisata ini yang sudah on boarding secara nasional melalui Aladin dapat mendorong desa wisata untuk terus berbenah dan bersiap dan bertambahlah desa wisata yang bisa kita tambahkan di Mr Aladin,” terang Windy.
Dua desa wisata perwakilan Kalbar yang terpilih dan menjadi percontohan, kata Windy merupakan suatu kebanggan tersendiri. Ia berharap dengan ini sektor pariwisata di Kalbar dapat dikenal luas.
“Target kita sebanyak mungkin (mempromosikan paket desa wisata). Sebenarnya mereka sudah ada dan siap, tinnggal kita mengarahkannta saja tinggal beberapa item yang harus dipenuhi,” ungkap Windy.
Di tempat yang sama, hadir pula Sekda Kalbar, Harisson. Dalam kesempatan itu ia juga mendukung promosi digital paket desa wisata di Kalbar. Menurutnya, program tersebut dapat mendongkrak perekonomian di wilayah Kalbar.
“Jadi sebenarnya sektor pariwisata itu sektor yang mampu mendongkrak ekonomi masyarakat. Dengan adanya pariwisata masyarakat bisa menjual, menyewakan rumahnya untuk homestay bisa menjual makanan di daerah situ, mejual kerajinan,” ucap Harisson.
Harisson berharap dengan dibuatnya program one village one product, sektor pariwisata di Kalbar dapat menjadi sektor unggulan dari setiap desa dan tentunya dapat mendongkrak pariwisata di Kalbar.
