Kumparan Logo
Konten Media Partner

4 Cara Mengakhiri Hubungan dengan Pasangan yang Toxic

HiPontianakverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pasangan bertengkar. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pasangan bertengkar. Foto: Shutterstock

Hi!Pontianak - Semua orang mengharapkan hubungan yang baik-baik saja dan bahagia dengan pasangannya. Namun, tak bisa dipungkiri menjalin sebuah hubungan bukanlah persoalan yang mudah.

Suatu hubunagn tidak melulu berjalan dengan baik. Pasangan bisa saja memberikan dampak buruk terhadap kehidupan dan membuat dirimu tidak bisa berkembang.

Menurut J.A. McGruder (2018), dalam bukunya yang berjudul 'Cutting Your Losses From a Bad or Toxic Relationship', toxic relationship adalah kondisi hubungan yang ditandai perilaku secara emosional yang dilampiaskan oleh seseorang bahkan tak jarang melukai fisik pasangannya. 

Menurut Awanis Akalili, Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Yogyakarta, dalam tulisannya yang berjudul '(Ter)-Jerat dalam Toxic Relationship', jika menjalin hubungan membuat kamu depresi karena adanya dominasi dari salah satu pasangan. Negosiasi yang tidak pernah bisa tercapai karena alasan-alasan yang tak logis dari pasangan hingga kata-kata kasar, upaya untuk mengancam dan melakukan tindak kekerasan, maka tinggalkanlah pasangan tersebut.

Ilustrasi pasangan tidak bahagia. Foto: Shutterstock

Namun, ternyata masih banyak pasangan yang bingung untuk melanjutkan atau berhenti dari hubungan tersebut, dengan dalih masih sayang dan sulit melepaskan walau pun ia tahu bahwa hubungan tersebut sudah tak sehat.

Berikut 4 cara mengakhiri hubungan dengan pasangan yang toxic:

1. Akhiri Hubungan

Jika kamu merasa hubungan yang kamu jalani toxic lebih baik segara akhiri hubunganmu dengannya. Sebelum hubungan itu berjalan terlalu jauh dan ia semakin dalam memberikan dampak buruk terhadap hidupmu.

2. Kurangi Interaksi

Jangan memberi kesempatan kepada dirinya untuk terus menghubungimu. Kurangi interaksi agar kamu bisa menjauh darinya. Abaikan semua pesan yang ia kirim dan hindari untuk bertemu dengannya. Jika diperlukan, kamu bisa memblokir seluruh kontak yang berhubungan dengan dirinya.

3. Lakukan Hal yang Kamu Sukai

Ilustrasi pasangan pura-pura bahagia. Foto: Shutterstock

Lakukanlah hal yang kamu suka dan buat dirimu berkembang. Cari kegiatan yang bisa mengalihkan pikiranmu dari hubunganmu yang sebelumnya. Mungkin dulu kamu tidak bisa melakukan hal yang kamu suka karena larangan dari pasanganmu yang terlalu mengekang.

4. Pikirkan Masa Depanmu

Keluar dari hubungan yang negatif membuka kesempatan untuk kamu menemukan pasangan yang lebih baik. Pikirkan masa depanmu tentang kehidupan dan cinta yang kamu inginkan. Kamu bisa menyusun kembali goals yang pernah kamu buat sebelumnya untuk dicapai.

Menjalin hubungan dengan seseorang yang dapat memberikan energi positif, dapat berdiskusi bersama dan bisa membuatmu berkembang sangatlah menyenangkan. Ia dapat memberikan kebahagiaan yang layak kamu dapatkan.

Penulis: Siti Annisa Aini