Kumparan Logo
Konten Media Partner

5 Alasan Kamu Harus ke Bukit Kelam Sintang

HiPontianakverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pesona keindahan Gunung Kelam Sintang. Foto: Yus Rizal/Hi!Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Pesona keindahan Gunung Kelam Sintang. Foto: Yus Rizal/Hi!Pontianak

Hi!Sintang - Berbicara mengenai pariwisata Kabupaten Sintang, Kalbar, Bukit Kelam di Kecamatan Kelam Permai, adalah ikon.

Mengapa demikian? Karena, Bukit Kelam selain menawarkan pemandangan yang indah baik dari kaki maupun puncaknya. Objek wisata ini juga sangat terkenal akan cerita rakyat terkait asal usul terjadinya batu monolit raksasa tersebut.

Sudah menebak? Ya betul, Bukit Kelam erat ceritanya mengenai Bujang Beji yang sangat terkenal itu. Konon, batu tersebut dipikul oleh Bujang Beji untuk membendung sungai Melawi. Namun sebelum sampai, bongkahan batu tersebut jatuh. Kemudian tidak bisa diangkat dan menjadi batu raksasa Bukit Kelam.

Nah, berikut ini Hi!Pontianak menyampaikan alasan mengapa kamu harus mengunjungi objek wisata Bukit Kelam:

1. Mudah Dijangkau

Bukit Kelam di Sintang. Foto: Yusrizal/Hi!Pontianak

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, objek wisata Bukit Kelam sangat mudah dijangkau. Berada di Kecamatan Kelam Permai membuat objek wisata ini bisa diakses menggunakan mobil dan motor dengan lancar.

Setelah sampai di Kecamatan Kelam Permai, kamu harus masuk ke Jalan Lingkar Kelam. Setelah berkendara tidak begitu lama, barulah kamu sampai dan bisa melihat objek wisata yang sangat indah itu.

2. Memiliki Tanaman Endemik

Nephentes clipeata. Foto: Baraka Bumi

Pernah mendengar nama kantong semar, tanaman ajaib dengan bentuk unik? Ya, tanaman itu ada di Bukit Kelam. Namun, untuk menjumpai tanaman itu kamu harus naik ke Bukitnya.

Kantong Semar jenis Nepenthes Clipeata adalah tanaman endemik yang hanya ada di sana. Namun kami mengingatkan, jika menemukan tanaman itu jangan dipetik atau dibawa pulang. Karena, tanaman tersebut sangat dilindungi dan pastinya ada konsekuensi hukum jika melanggar.

3. Mempunyai Tangga Via Ferrata

Dengan Via Ferrata, pendakian ke gunung Kelam di Sintang, dinilai lebih aman. Foto: Dok. BKSDA Sintang

Di Indonesia, bukit batu yang mempunyai tangga Via Ferrata selain di Gunung Parang, Purwakarta, juga ada di Bukit Kelam, Kabupaten Sintang. Jika menganggap dirimu pecinta adrenalin dan tidak takut ketinggian, kamu bisa menjajal tangga Via Ferrata tersebut. Jangan khawatir, aman kok. Karena, selain didampingi orang yang berpengalaman, tangga tersebut sudah dilengkapi dengan pengaman.

4. Banyak Spot yang Bisa Dieksplor

Jalur via Ferrata Gunung Kelam. Foto: Dok. BKSDA Kalbar

Jika kamu mengganggap ketika di Bukit Kelam hanya bisa menjumpai pemandangan bukit batu saja, itu salah. Karena di kawasan wisata Bukit Kelam banyak spot yang bisa kamu eksplor. Karena di Bukit Kelam ada objek wisata rohani, goa walet maupun air terjun.

Di sekitar kawasan atau kaki bukit kelam, juga banyak spot foto yang instagramable yang dikelola masyarakat. Jika kamu suka selfie dan suka memajang fotomu di media sosial, mengunjugi Bukit Kelam jelas pilihan yang tepat.

5. Batu Monolit Terbesar di Dunia

Bukit Kelam Sintang. Foto: Yusrizal/Hi!Pontianak

Ini yang paling penting. Bukit Kelam adalah batu monolit terbesar di dunia. Jika kamu tidak ingin melewatkan mengunjungi batu monolit terbesar tersebut, maka segera ke Bukit Kelam. Karena, jika kamu ingin mengunjungi batu monolit terbesar lainnya yakni Ayer Rock, kamu harus pergi ke Australia.

Sementara Bukit Kelam ada di Indonesia dan bisa akses dengan pesawat dari Pontianak ke Sintang. Selanjutnya berkendara ke Bukit Kelam di Kecamatan Kelam Permai.