Kumparan Logo
Konten Media Partner

5 Cara Mudah Mengatasi Stres bagi Kaum Milenial

HiPontianakverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi milenial diskusi Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi milenial diskusi Foto: Pixabay

Hi!Pontianak - Hidup tak pernah terlepas dari stres. Stres disebabkan oleh banyak faktor, seperti pekerjaan yang menumpuk, kehilangan orang tersayang, dan lain sebagainya.

Stres dikadar tertentu bisa menjadi motivasi dan membuat diri lebih berkembang. Namun, stres yang terlalu sering itu yang tidak baik karena akan menyebabkan lelah mental hingga depresi.

Kaum milenial atau usia produktiflah yang paling sering mengalami stres. Bisa terjadi karena overthinking dan membandingkan diri dengan orang lain atau menggunakan media sosial secara berlebihan.

Dalam kanal YouTubenya, seorang dokter muda, Clarin Hayes, membagikan tips mudah untuk mengatasi stres bagi kaum milenial. Berikut tipsnya:

1. Menulis

Ilustrasi wanita cemas, stres atau depresi. Foto: Shutterstock

Saat sedang merasa stres atau jenuh, cobalah untuk menulis. Tuliskan hal-hal yang bikin kamu kesal, tuangkan emosi yang sedang dirasakan dalam buku catatan atau kertas. Menulis menjadi salah satu upaya dalam mengekspresikan emosi saat sedang merasa stres.

Dalam bahasa psikologi disebut sebagai kataris, yaitu melepaskan atau mengekspresi emosi yang sedang dirasakan. Mungkin ada sebagian orang yang kurang nyaman atau tidak bisa menceritakan masalahnya dengan orang lain. Luangkan waktu dalam sehari, cukup 20 menit saja untuk menuangkan atau mengeskpresikan emosi yang terpendam dalam tulisan.

2. Praktekkan Pernapasan Perut

Praktek pernapasan perut tentunya sudah tidak asing lagi untuk dilakukan saat sedang stres. Pernapasan perut akan menstimulasi nervus vagus atau vagal nerve yang dapat mengaktifkan respon relaksasi di dalam tubuh, seperti menurunkan tekanan darah, menurunkan denyut jantung dan akhirnya menurunkan ketegangan dalam tubuh.

Cara mempraktekkannya sangat mudah, carilah posisi duduk yang nyaman, kemudian letakan satu tangan di dada dan satu tangan di perut. Setelah itu tarik dan buang napas selama beberapa menit, rasakan bagian perut yang mengembang. Lakukan secara rutin setiap hari, di pagi hari atau malam hari sebelum tidur. Bisa juga dilakukan saat kamu sedang merasa sangat stres, jenuh dan tegang.

3. Buat Catatan Bersyukur

com-Selalu bersyukur. Foto: Thinkstock

Tidak hanya menuliskan atau meluapkan emosi serta hal-hal negatif dalam bentuk tulisan, tentu kamu juga harus mengingat hal-hal apa yang patut disyukuri. Tuliskan ke dalam buku catatan, buatlah catatan atau poin-poin mengenai hal positif apa saja yang sudah kamu capai dan raih. Tips ini mampu untuk membantu mu mengurangi stres dan lebih merasa bersyukur dengan hal yang kamu jalani saat ini.

4. Melihat Sekeliling

Jangan hanya melihat ke atas, lihat dan perhatikan lah sekelilingmu. Sesekali boleh-boleh saja melihat kesuksesan orang lain karena akan membantu diri kamu menjadi termotivasi. Namun, bukan untuk membandingkan diri sendiri dengan orang lain.

Setiap orang memiliki starting point yang berbeda-beda, begitu pun dengan kamu. Jika kamu selalu membandingkan diri dengan orang lain, tentu tidak akan pernah ada habisnya. Justru hal tersebut akan membuatmu stres dan overthinking. Untuk itu, mulai lah peka terhadap sekelilingmu bahwa setiap orang punya tantangan masing-masing yang harus dihadapi untuk bertahan hidup.

5. Olahraga

Tak hanya bermanfaat untuk melancar sirkulasi tubuh, mencegah penuaan dini, dan membantu menurunkan lemak, olahraga juga mampu menenangkan pikiran dan mengurangi resiko seseorang menjadi depresi bahkan cemas. Berolahraga mampu mengeluarkan hormon endorfin dalam tubuh kita yang membuat kamu menjadi lebih bahagia.

Saat sedang merasa jenuh, stres, serta banyak pikiran, dari pada kamu overthinking dan berkalut dengan hak tersebut lebih baik kamu berolahraga. Biasanya, setelah selesai berolahraga badan akan merasa lebih rileks dan pikiran menjadi lebih tenang. Oleh karena itu, saat sedang stres dan jenuh jangan hanya duduk dan berkalut dengan pikiran, lebih baik kamu berolahraga dan menggerakan tubuh.