Kumparan Logo
Konten Media Partner

6 Bahan Alami untuk Kembalikan Indra Penciuman yang Hilang

HiPontianakverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi hidung. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hidung. Foto: Shutterstock

Hi!Pontianak - Kehilangan indra penciuman dan perasa merupakan salah satu gejala umum yang timbul ketika terinfeksi Covid-19. Pada beberapa kasus, kehilangan indra penciuman atau juga dikenal dengan istilah Anosmia masih dialami pasien Covid-19 setelah dinyatakan sembuh.

Anosmia atau kehilangan indra penciuman bisa terjadi karena berbagai penyebab, tidak hanya karena COVID-19, tapi juga bisa karena alergi, batuk dan pilek, sampai sinusitis.

Meskipun tidak ada obat yang terbukti untuk mengatasi gejala ini, namun ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan. Berikut bahan alami yang bisa mengembalikan indra penciuman, dirangkum dari berbagai sumber.

1. Biji Jarak

Minyak dari biji jarak bisa berguna untuk mengatasi anosmia. Hal itu karena biji jarak secara alami mengandung asam risinoleat yang bisa bantu infeksi dan peradangan di saluran hidung. Caranya, oleskan minyak jarak di tepi luar hidung setelah bangun dan sebelum tidur.

2. Jahe

Jahe adalah rempah yang memiliki wangi yang khas dan juga kuat. Jahe juga bisa digunakan untuk mengembalikan indra penciuman. Caranya dengan mengonsumsi potongan kecil jahe atau bisa juga diracik menjadi teh jahe yang menghangatkan.

3. Lemon

Lemon bisa digunakan untuk melatih indra penciuman agar bisa merasakan bau lagi. Hal itu karena lemon punya bau kecut yang khas. Selain itu, lemon juga mengandung antioksidan, zat antimikroba, dan tentunya vitamin C. Semua kandungan itu jg bermanfaat untuk anosmia. Untuk mengonsumsinya, seduh perasan lemon menggunakan air hangat dan campur dengan satu sendok teh madu.

4. Air Garam

Membilas bagian dalam hidung dengan larutan air garam dapat membantu mengurangi anosmia. Langkah ini dapat dilakukan jika hilangnya kemampuan indra penciuman yang disebabkan oleh infeksi atau alergi.

5. Daun Mint

Ada dua cara menggunakan daun mint untuk mengatasi anosmia. Pertama, gunakan sebagai pelatih indra penciuman karena daun mint mempunyai bau segar yang khas.

Kedua, rebus 10 - 15 lembar daun mint dan rebus. Tambahkan satu sendok madu, kemudian minum. Ramuan ini bisa bantu melegakan pernapasan dan mengatasi anosmia.

6. Aroma minyak esensial

Aromaterapi arau minyak esensial dapat dicoba untuk melatih penciuman yang hilang agar kembali. Ada beberapa rekomendasi aroma yang baik untuk dihirup, diantaranya minyak mawar, cengkeh, lemon, dan kayu putih. Masing-masing aroma diendus selama 20-40 detik, dan dilakukan dua atau tiga kali sehari.

Walaupun tidak segera berhasil, aroma tersebut dapat membantu untuk mendapatkan kembali sensasi kehilangan penciuman di masa pemulihan.