6 Kecamatan di Mempawah Terendam Banjir Rob, Ketinggian Air Capai 50 Cm

Konten Media Partner
17 Januari 2024 14:51 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Permukiman warga di Mempawah terendam banjir rob. Foto: M. Zain/Hi!Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Permukiman warga di Mempawah terendam banjir rob. Foto: M. Zain/Hi!Pontianak
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Hi!Mempawah - Hingga saat ini sejumlah wilayah di Kabupaten Mempawah masih terendam banjir akibat terjadinya air pasang laut. Kondisi ini semakin diperparah dengan curah hujan yang tinggi belakangan ini.
ADVERTISEMENT
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Mempawah, Purwadi, mengatakan ada 6 kecamatan yang terendam banjir.
"Sebagian besar daerah yang berada di pesisir laut terkena dampak banjir rob, di antaranya Kecamatan Jongkat, Segedong, Sungai Pinyuh, Mempawah Hilir, Mempawah Timur, dan Kecamatan Sungai Kunyit," ungkapnya saat dikonfirmasi Hi!Pontianak, Rabu, 17 Januari 2024.
Ketinggian air di 6 kecamatan tersebut bervariasi dan yang paling tinggi mencapai 50 centimeter. Tak hanya merendam akses jalan raya, air juga masuk ke rumah warga.
"Ketinggiannya airnya yang paling tinggi capai 50 centimeter. Tapi sudah mulai berangsur surut meskipun agak lama," kata Purwadi.
Menurut Purwadi, harusnya banjir rob tidak berlangsung lama dan bisa langsung surut. Namun karena saluran pembuangan air yang tersumbat, sehingga membuat banjir lama surutnya.
ADVERTISEMENT
"Kendalanya di lapangan itu biasanya saluran pembuangannya mampet, jadi begitu airnya naik turunnya yang agak lama," ujarnya.
"Belum lagi ditambah dengan curah hujan yang tinggi akhir akhir ini serta kiriman air dari daerah perhuluan," tambah Purwadi.
Adapun banjir rob di Desa Senggiring, Kecamatan Mempawah Timur, berangsur surut. Purwadi juga mengimbau masyarakat agar tetap siaga dan waspada.
"Kami imbau masyarakat untuk tetap waspada. Amankan barang barang berharganya dan jaga keselamatan dari bahaya listrik. Kemudian juga selalu menjaga kebersihan lingkungan agar saluran pembuangan air tidak mampet," pungkasnya.