Kumparan Logo
Konten Media Partner

Alfian Yunantoro Rangkul Potensi Wisata dan Budaya di Kayong Utara

HiPontianakverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Alfian Bayu P Yunantoro. Foto: Dok. Hi!Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Alfian Bayu P Yunantoro. Foto: Dok. Hi!Pontianak

Hi!Pontianak - Kayong Utara dengan Ibu Kota Sukadana, merupakan wilayah hasil pemekaran dari Kabupaten Ketapang. Wilayah ini memancarkan keberagaman budaya dan keindahan alamnya dan menjadi sorotan dalam konteks wawasan kebangsaan serta kebutuhan edukasi di tengah tantangan integrasi yang dihadapi oleh Indonesia.

Alfian Bayu P Yunantoro, penggiat seni dan budaya Jawa di Kalbar, mengungkapkan pesona yang tersembunyi dan tantangan yang dihadapi oleh pulau ini. Pertumbuhan populasi yang pesat di Kayong Utara menjadi cerminan potensi dan keberagaman budaya yang semakin bersinar.

Alfian menjelaskan makna dari kata 'Kayong' itu sendiri, yang artinya 'tanah' di sebelah utara Ketapang, memiliki populasi yang terus bertumbuh mencapai 128 ribu jiwa sejak Juni 2007.

Kayong Utara pernah menjadi pusat perhelatan acara Sail Karimata pada tahun 2016. Pengelolaan dan pelestarian kawasan tersebut menjadi penting agar tetap menarik bagi wisatawan, seperti Masjid Rapung, Pantai Karimata, dan Taman Nasional Gunung Palong yang menjadi habitat bagi flora dan fauna yang menarik, termasuk penemuan baru berupa spesies kijang kecil.

Meskipun seni dan budaya telah berkembang, Alfian mengakui adanya tantangan dalam suasana integrasi nasional yang kritis. "Mendukung dan melestarikan seni budaya menjadi bagian penting dari wawasan kebangsaan. Anak muda perlu terlibat secara lebih aktif (melestarikan seni dan budaya) dengan pendekatan yang memadukan nilai tradisional dan modern, menciptakan ikatan yang kuat dengan warisan budaya mereka," kata Alfian, Jumat, 10 November 2023.

Dalam mengejar keberlanjutan budaya, Alfian juga menyoroti perlunya eksplorasi lebih lanjut terhadap kekayaan budaya asli Kayong.

"Selain keindahan alam, Kayong Utara juga memiliki kekayaan budaya. Penting untuk merangkul seni dan budaya lokal agar tetap hidup dan berkembang. Kolaborasi antara musik daerah dan modern dapat menjadi solusi untuk menjaga keaslian budaya sambil tetap menarik bagi generasi muda," tambahnya.

Pulau Kayong Utara, dengan segala potensinya, menjadi cermin dan tawaran edukatif bagi seluruh Indonesia. Dalam waktu di mana integrasi nasional menjadi fokus, menghargai dan memahami keberagaman serta meningkatkan kesadaran akan warisan budaya adalah langkah kunci menuju persatuan yang kokoh.

"Menghidupkan kembali kesenian tradisional dan memodernisasikannya dapat membuatnya lebih relevan dan menarik bagi anak-anak muda. Ini juga dapat menjadi cara untuk memperkenalkan warisan budaya kepada generasi muda tanpa kehilangan nilai-nilai aslinya," tukasnya.