Kumparan Logo
Konten Media Partner

Antisipasi Minyak Goreng Kemasan Oplosan, Polisi Cek Stok Migor di Pasaran

HiPontianakverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi memantau stok minyak goreng di swalayan di Pontianak. Foto: Dok Polresta Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Polisi memantau stok minyak goreng di swalayan di Pontianak. Foto: Dok Polresta Pontianak

Hi!Pontianak - Langka dan mahalnya harga minyak goreng, beredar isu adanya dugaan minyak goreng curah yang dikemas menyerupai minyak goreng kemasan premium, di wilayah Kota Pontianak.

Menanggapi isu tersebut, Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Pontianak melaksanakan pengecekan ketersediaan minyak goreng kemasan premium, serta adanya dugaan minyak goreng curah yang dikemas menyerupai minyak goreng kemasan premium di Kota Pontianak.

Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Andi Herindra, menjelaskan kegiatan tersebut dilaksanakan mengantisipasi isu yang beredar luas di masyarakat, bahwa adanya dugaan minyak goreng curah yang dikemas kembali sedemikian rupa, sehingga menyerupai minyak goreng kemasan premium dan dijual dengan harga sesuai minyak goreng kemasan premium.

Ada beberapa merek minyak goreng yang kami data tadi di beberapa lokasi distributor di Kota Pontianak. Ini kami laksanakan selain untuk mengecek ketersediaan minyak goreng, juga untuk memastikan atas isu yang beredar di masyarakat bahwa minyak goreng curah yang dikemas kembali sedemikian rupa sehingga menyerupai minyak goreng kemasan premium dan dijual dengan harga sesuai minyak goreng kemasan premium,” jelas Kapolres Pontianak, Rabu, 6 April 2022.

Menurut Andi, dari hasil pengecekan personelnya di lapangan terhadap produk minyak goreng berbagai merk yang ada di berbagai distributor di Kota Pontianak tersebut, akan didistribusikan ke berbagai pasar swalayan, supermarket di wilayah Kota Pontianak.

"Berdasarkan pengecekan di lapangan ketersediaan minyak goreng baik itu komoditi kelapa sawit, maupun komoditi non minyak sawit (jagung, bunga matahari dan kedelai) masih stok aman dan tersedia, dan hasil koordinasi dengan Disperindag Kota Pontianak bahwa di lapangan belum ditemukan indikasi dugaan minyak curah yang dikemas menyerupai minyak kemasan premium di wilayah Kota Pontianak,” pungkasnya.