Kumparan Logo
Konten Media Partner

Asmo Kalbar Tanamkan Budaya #Cari_Aman untuk Murid SMPN 13 Pontianak

HiPontianakverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Edukasi Safety Riding di SMP Negeri 13 Pontianak. Foto: Dok. Asmo Kalbar
zoom-in-whitePerbesar
Edukasi Safety Riding di SMP Negeri 13 Pontianak. Foto: Dok. Asmo Kalbar

Hi!Pontianak - Astra Motor Kalimantan Barat menggelar penyuluhan keselamatan berkendara bagi siswa-siswi SMP Negeri 13 Pontianak sebagai bagian dari Program Sinergi Bagi Negeri. Walaupun mayoritas belum memiliki SIM, edukasi ini penting karena banyak murid SMP yang telah menggunakan sepeda motor saat berangkat dan pulang sekolah.

Kegiatan ini menekankan peran keluarga dan lingkungan dalam membentuk perilaku berkendara aman sejak dini. Tim Safety Riding menggarisbawahi kebiasaan buruk, seperti membonceng lebih dari dua orang, tidak memakai helm, dan melawan arus yang sering dilakukan remaja tanpa memahami risiko yang mengintai.

Sesi ini dikemas oleh Febri Andrian selaku Instruktur Safety Riding dengan interaktif melalui permainan, video demonstrasi, dan simulasi keselamatan menggunakan alat visual yang mudah dipahami remaja. Pendekatan ini membuat para siswa lebih cepat dalam menangkap isu bahaya di jalan raya.

Dalam sambutannya, Chrystian David selaku Manager Marketing Astra Motor Kalimantan Barat, mengatakan, “Mengajarkan #Cari_Aman sejak SMP adalah investasi keselamatan jangka panjang. Program Sinergi Bagi Negeri hadir untuk membantu orang tua dan sekolah meminimalkan risiko kecelakaan pada pelajar di bawah umur.”

Sekolah mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian nyata Astra Motor terhadap keselamatan anak di Pontianak. Para guru menilai edukasi seperti ini membuat siswa lebih memahami bahwa keselamatan adalah tanggung jawab diri sendiri.

Kegiatan di SMPN 13 Pontianak pun ditutup dengan komitmen bersama bahwa edukasi keselamatan akan terus dilakukan secara bertahap agar pemahaman #Cari_Aman tertanam sebelum mereka mulai berkendara mandiri.