Bayi Dibuang di Kubu Raya: Ayahnya Malah Ikut 'Nonton' Sang Anak Saat Dievakuasi
·waktu baca 2 menit

Hi!Pontianak - RN (32), seorang pria Desa Padang Tikar Dua, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, tega membuang bayi kandungnya sendiri tanpa rasa iba. Ironisnya, saat sang bayi dievakuasi ke Puskesmas Padang Tikar oleh warga, RN justru berada di lokasi dan menyaksikan semuanya tanpa menunjukkan emosi.
Yang lebih mengejutkan, RN mengakui bahwa bayi malang tersebut adalah darah dagingnya sendiri hasil dari hubungan terlarang dengan adik iparnya, AM (19). Hubungan gelap antara keduanya telah berlangsung diam-diam hingga akhirnya berujung pada kelahiran bayi yang dibuang di kebun kelapa, beberapa waktu lalu.
"Saat AM membuang bayi itu, posisi saya lagi kerja dan saya dapat chat dari AM bahwa sudah membuang bayi tersebut di Kebun Kelapa. Saya langsung bergegas pulang meminta izin kepada bos saya. Sampai di lokasi pembuangan bayi, ternyata bayi itu sudah tidak ada. Saya bilang ke AM bayinya sudah tidak ada, mungkin sudah ditemukan orang, habis itu saya lanjut kerja lagi," kata RN tanpa rasa malu, Jumat 10 Oktober 2025.
Pada saat bayi itu berada di Puskesmas Padang Tikar, RN justru ada di sana, di tengah keramaian warga yang ingin melihat. Namun ia hanya bisa berpura-pura tidak tau apa-apa karena rasa takutnya masih ada.
"Besoknya saya belum kabur ke Pontianak, tapi saya ke Puskesmas melihat bayi itu dengan rasa biasa saja. Karena saya belum berani menyerahkan diri dan juga takut ini ketahuan sama keluarga," tambahnya.
Saat ini, sang bayi masih dalam perawatan di RSUD Tuan Besar Syarif Idrus, Kubu Raya. Sedangkan, kedua pelaku saat ini sudah berada di Mapolres Kubu Raya untuk diproses lebih lanjut.
