Kumparan Logo
Konten Media Partner

Begini Cara Membuat Pupuk Organik dari Limbah Kulit Durian

HiPontianakverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Proses pembuatan pupuk organik dari bahan limbah kulit durian. Foo: Teri/Hi!Pontianakt
zoom-in-whitePerbesar
Proses pembuatan pupuk organik dari bahan limbah kulit durian. Foo: Teri/Hi!Pontianakt

Hi!Pontianak - Selama musim durian, volume sampah di Kota Pontianak bakal naik 10 persen, dari 400 ton rata-rata sampah per hari. Ini disumbangkan oleh sampah kulit durian. Padahal, kulit durian dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik.

Dalam acara Hortikultura Festival Durian Bumi Khatulistiwa 2019, Rumah Pupuk Organik Pontianak, melakukan demonstrasi pengolahan kulit durian menjadi pupuk organik, di halaman Ayani Megamall Pontianak.

Bagi kamu yang kebingungan untuk mengolah limbah durian di rumah, berikut cara pengolahan kulit durian menjadi pupuk organik dari Rumah Pupuk Organik Pontianak.

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah, mencacah kulit durian sehalus mungkin. Biasanya pencacahan dilakukan dengan mesin, namun kamu dapat mencacahnya sekecil mungkin dari pisau atau benda tajam lainnya.

Setelah itu, gelar hasil cacahan tersebut di sebuah wadah, lalu ditambahkan pupuk kandang dan kapur. Setelah dicampur, semprotkan bioaktivator yang sudah dicampur dengan air, aduk hingga merata, dengan menggunakan cangkul dan diamkan sejenak. Saat pembuatan pupuk tersebut, campuran limbah akan menjadi panas.

Bungkus dan campuran limbah tersebut di dalam karung. Jangan lupa untuk mengaduk dan menyemprotkan kembali bioaktivator, setiap satu pekan sekali, agar limbah durian tersebut cepat terurai menjadi pupuk organik.

instagram embed

Nah, kamu sudah dapat menggunakan pupuk organik ini setelah pupuk tersebut tidak panas. Kulit durian memang memiliki kemampuan untuk memupuk tanaman dengan baik. Jangan lupa untuk selalu menjaga suhu pupuk tersebut dengan suhu 45 derajat celsius. (hp8)

embed from external kumparan