Kumparan Logo
Konten Media Partner

BKKBN: 25,8 Persen Anak Indonesia Alami Fatherless, Kalbar Masuk 14 Besar

HiPontianakverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Perwakilan KEMENDUKBANGGA BKKBN Kalimantan Barat, Nuryamin, saat diwawancarai. Foto: Alycia Tracy Nabila/Hi!Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Perwakilan KEMENDUKBANGGA BKKBN Kalimantan Barat, Nuryamin, saat diwawancarai. Foto: Alycia Tracy Nabila/Hi!Pontianak

Hi!Pontianak - Fenomena fatherless—situasi ketika seorang anak tumbuh tanpa kehadiran atau keterlibatan yang bermakna dari sosok ayah, baik secara fisik maupun emosional—di Indonesia terbilang serius, salah satunya termasuk di Provinsi Kalimantan Barat.

Berdasarkan data Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2025 (Pemutakhiran PK-25) dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN), persentase fatherless di Indonesia pada tahun 2025 ini mencapai rata-rata angka 25,8 persen. Kalimantan Barat seniri menempati urutan ke-14 dari total 38 provinsi dengan angka fatherless sebesar 26,6 persen.

"Angka fatherless kita itu (di Kalbar) lumayan tinggi ternyata, hasil dari survei ini. Isu fatherless ini adalah bagian kerjaan dari Kemendukbangga karena Kemendukbangga punya peran, yaitu pembangunan keluarga. Kita ingin keluarga itu tumbuh dengan sewajarnya, tidak tumbuh dengan sesuatu yang lain," kata Nuryamin, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Kalimantan Barat.

Angka fatherless di Indonesia berdasarkan data Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2025. Foto: Dok. Kemendukbangga/BKKBN

Nuryamin menegaskan bahwa sosok ayah berperan penting dalam proses pengasuhan anak, yang meliputi kehadiran secara fisik dan emosional selama mendidik sang buah hati. Ia bilang, meski para ayah sedang bekerja di tempat yang jauh ataupun sudah bercerai, pengawasan terhadap anak tetap harus dilakukan.

"Anak tidak menuntut, tetapi paling tidak, kehadiran ayah dalam memberikan semangat, teladan, terutama karakter-karakter seperti pantang menyerah, inovasi, itu biasanya lahir dari seorang ayah. Dan berbagai teladan-teladan hidup, pesan-pesan hidup lahir dari ayah," tambahnya.

Sebagai informasi, berdasarkan hasil Pemutakhiran PK-25, terdapat beberapa provinsi dengan angka fatherless yang jauh lebih tinggi dari rata-rata nasional. Provinsi dengan tingkat fatherless tertinggi, yaitu Papua Pegunungan (50,2 persen), Papua Selatan (40,1 persen), Papua Tengah (39,4 persen), Papua (34,0 persen), Sumatera Utara (30,4 persen), Jawa Barat (29,5 persen), Sumatera Barat (28,5 persen), dan Sulawesi Selatan (28,1 persen).