BRIN Pastikan Benda yang Jatuh di Sanggau Serpihan Roket China
ยทwaktu baca 2 menit

Hi!Pontianak - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membenarkan jika benda yang jatuh di ladang warga di Desa Pengadang, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalbar, adalah serpihan roket Long March 5B milik China.
"Betul. Kalau dilihat, lintasan terakhir dari roket Long March 5B tersebut bersesuaian dengan lokasi dan waktu jatuhnya puing yang ditemukan," ungkap Peneliti Bidang Astronomi/Astrofisika Pusat Riset Antariksa BRIN, Rhorom Priyatikanto, saat dikonfirmasi Hi!Pontianak, Selasa, 2 Agustus 2022.
Serpihan roket yang ditemukan itu memiliki ukuran sekitar 5x2 meter. Bahkan, kepolisian setempat juga telah memasang police line di sekitar serpihan roket tersebut.
"Saya belum dapat kabar apakah ada tim yang sudah mencapai lokasi. Periset terkait yang ada di Bandung tidak berencana menuju lokasi," kata Rhorom.
Pihaknya menyerahkan kepada staf BRIN yang ada di Pontianak untuk berkoordinasi dengan kepolisian setempat dan meninjau ke lapangan bila diperlukan.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Kalbar dihebohkan dengan jatuhnya benda dari langit yang mengeluarkan cahaya, tepatnya di langit bagian utara Pulau Kalimantan, pada Sabtu malam, sekitar pukul 23.45 WIB.
Bahkan penduduk Sibu, Sarawak, Malaysia, juga melihat fenomena tersebut. Agensi Angkasa Malaysia (MYSA) yang merupakan bagian dari Kementerian Sains, Teknologi, dan Inovasi Malaysia (MOSTI), mengeklaim hujan cahaya tersebut berasal dari serpihan roket milik China.
