Kumparan Logo
Konten Media Partner

Bupati Erlina Tepati Janji, Jalan Rusak di Desa Antibar Sudah Diperbaiki

HiPontianakverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi Jalan Adiwijaya Desa Antibar Mempawah yang sudah diperbaiki. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi Jalan Adiwijaya Desa Antibar Mempawah yang sudah diperbaiki. Foto: Dok. Istimewa

Hi!Pontianak - Jalan Adiwijaya Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, yang rusak dan sempat viral akhirnya selesai diperbaiki.

Perbaikan dilakukan di sejumlah titik ruas jalan yang berlubang hingga rusak parah. Mulai dari Kantor Desa Antibar hingga dekat lapangan futsal 2 putri.

Perbaikan tersebut sesuai dengan janji Bupati Mempawah, Erlina, saat meninjau langsung kondisi jalan yang juga jalan penghubung antar desa itu pada 2 Oktober 2025.

Saat itu Erlina menjelaskan, ruas jalan Adi Wijaya sebenarnya sudah diusulkan pada tahun 2024 untuk diperbaiki melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan total anggaran sebesar Rp 19 miliar

"Namun, karena adanya efisiensi anggaran di pemerintah pusat serta penyesuaian prioritas mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo, usulan itu belum dapat direalisasikan," jelasnya sebagaimana video yang diposting akun @diskominfomempawah.

“Untuk sementara, Pemerintah Kabupaten Mempawah sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 400 juta melalui APBD guna melakukan perbaikan awal jalan Adi Wijaya. Perbaikan akan dilakukan dalam waktu dekat secara bertahap dan berkelanjutan,” ungkap Erlina.

Sebelumnya, karena kondisinya sudah sangat parah warga bahkan pernah memperbaikinya secara swadaya. Kepala Desa Antibar, Julkarnaidi, mengatakan warga patungan membeli pasir dan semen untuk menambal jalan yang berlubang.

"Semampunyalah kita memperbaikinya yang penting dapat bertahan dulu beberapa waktu. Karena kondisinya sudah sangat parah dan sudah sering terjadi kecelakaan," ungkapnya pada liputan Hi!Pontianak, 5 Mei 2025.

"Jadi warga patungan, ada yang menyumbang semen, pasir, ada juga donatur yang ikut membantu. Kemudian warga gotong royong sama-sama mengerjakannya," tambah Julkarnaidi.

Menurut Julkarnaidi, jalan tersebut sangat penting dalam roda perekonomian masyarakat. Kemudian yang tak kalah penting yang utama adalah keselamatan masyarakat.

"Jalan itu sangat prioritas terutama untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Kemudian keselamatan masyarakat di republik ini merupakan hukum tertinggi jadi keselamatan masyarakat dalam berkendara itu sangat penting," pungkasnya.