Kumparan Logo
Konten Media Partner

Cekcok Berujung Maut di Mempawah: 1 Orang Meninggal, Pelaku Melarikan Diri

HiPontianakverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi melakukan olah TKP penganiayaan di Mempawah. Foto: Dok. Polres Mempawah
zoom-in-whitePerbesar
Polisi melakukan olah TKP penganiayaan di Mempawah. Foto: Dok. Polres Mempawah

Hi!Pontianak - Peristiwa penganiayaan menggunakan senjata tajam hingga berujung maut terjadi di depan SDN 11 Jongkat, Desa Peniti Luar, Kecamatan Jongkat Kabupaten Mempawah, pada Jumat sore, 14 November 2025.

Korban Tjang Mo Liang (60) meninggal dunia sedangkan korban Hery Firmansyah (37) mengalami luka berat dan di rujuk ke RS Antonius Pontianak. Sementara itu, terduga pelaku berinisial Sy (38) melarikan diri dan masih dalam proses pencarian.

Kapolres Mempawah, AKBP Jonathan David Harianthono, melalui Kasat Reskrim Polres Mempawah, AKP M. Ginting, menjelaskan peristiwa tersebut berawal saat terduga pelaku datang ke gerbang pabrik pengolahan gula merah PT. BAL dengan tujuan mengambil kepah di tepi laut.

"Karena hasil kepah berat sekitar 20 kg, terduga pelaku hendak mengambil sepeda motor yang di parkir di pintu gerbang karena jarak tempuh antara lokasi kepah dengan gerbang sekitar 2 KM," ungkap Ginting.

"Namun terduga pelaku dilarang oleh korban, karena terjadi cekcok mulut, terduga pelaku pergi dan mengatakan tunggu kau nanti ye," lanjutnya.

Kemudian sekitar pukul 15.00 WIB, saat korban akan pulang menuju Pontianak menggunakan kendaraan mobil pick-up dipepet oleh terduga pelaku dengan menggunakan sepeda motor.

"Di jalan raya depan SDN 11 Jongkat Desa Peniti Luar terjadilah penganiayaan diduga menggunakan parang milik terduga pelaku yang mengakibatkan 1 korban meninggal dan 1 korban luka berat," tambah Ginting.

Korban dievakuasi ke Puskesmas Jongkat guna pertolongan medis. Korban Tjang Mo Liang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan korban Hery Firmansyah mengalami luka berat dan di rujuk ke RS Antonius Pontianak.

"Sedangkan terduga pelaku langsung kabur melarikan diri. Tim langsung melakukan pencarian keberadaan tersangka dan juga berkoordinasi dengan tim Resmob Polda Kalbar," pungkas Ginting.