Chelsea, Warga Papua yang Terseret Arus Sungai Pawan Ditemukan Meninggal

Konten Media Partner
12 Mei 2024 14:47 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Jenazah Chelsea saat dievakuasi dari Sungai Pawan, Ketapang. Foto: Dok, Polres Ketapang
zoom-in-whitePerbesar
Jenazah Chelsea saat dievakuasi dari Sungai Pawan, Ketapang. Foto: Dok, Polres Ketapang
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Hi!Pontianak - Sandro Chelsea Chandrika Huwae, 22 tahun warga Papua yang terseret arus Sungai Pawan saat mandi ditemukan meninggal sekitar pukul 08.00 WIB pada Minggu, 12 Mei 2024.
ADVERTISEMENT
Chelsea warga Kampung Menyepi Indah Desa Makwan Kecamatan Masni Kabupaten Manokwari Papua Barat, ditemukan mengapung di perairan Sungai Pawan, Dusun Muara Kayung, Desa Sungai Kelik, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Kapolres Ketapang. AKBP Tommy Ferdian melalui Kapolsek Nanga Tayap, IPDA Sandi Christian Sulu bilang, korban ditemukan pertama kalinya oleh Saipur (62), warga Dusun Muara Kayung yang hendak mencari ikan.
"Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, dengan posisi mengambang di permukaan air. Saksi yang hendak ke sungai untuk mencari ikan ini pun, langsung melaporkan penemuan jenazah korban ke RT setempat untuk selanjutnya di laporkan ke Polsek Nanga Tayap," ungkap Sandi.
Personel Polsek Nanga Tayap yang menerima laporan ini segera menuju ke lokasi bersama petugas Puskesmas Nanga Tayap, dan beberapa tim gabungan. Saat ini jenazah sudah dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Sandai.
ADVERTISEMENT