News
·
18 Mei 2021 13:39

Dusun Mega Blora Isolasi Mandiri: Sudah 9 Warga yang Sembuh dari Corona

Konten ini diproduksi oleh Hi Pontianak
Dusun Mega Blora Isolasi Mandiri: Sudah 9 Warga yang Sembuh dari Corona (19199)
searchPerbesar
Dusun Mega Blora terlihat sepi setelah perangkat Desa menyatakan mengisolasi diri dan menutup akses keluar masuk ke dusun tersebut. Foto: Teri/Hi!Pontianak
Hi!Pontianak - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, Marijan, mengungkapkan, 9 orang yang terpapar COVID-19 di Dusun Mega Blora, Desa Mega Timur, Kecamatan Sungai Ambawang, sudah selesai melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.
ADVERTISEMENT
Ia juga mengatakan, 9 orang tersebut sudah dalam keadaan sehat dan tidak menimbulkan gejala ringan lagi. Sebelumnya terdapat warga yang memiliki gejala seperti batuk, pilek, dan demam.
“Alhamdulillah di Desa Mega Timur, Dusun Blora sudah baik. Dari 9 yang sudah isolasi mandiri hari ini selesai. Teman-teman kita di lapangan melihat sambil mengawasi yang positif, dan memantau gejala seperti batuk pilek sudah selesai. Yang 9 ini tidak ada gejala lanjutan,” jelas Marijan kepada awak media, Selasa, 18 Mei 2021.
Sebelumnya, diinformasikan bahwa dari dusun tersebut terdapat 5 RT, yang terdiri dari 173 KK. Dari 5 RT itu, terdapat 82 rumah di antaranya dengan orang yang terpapar corona.
“Mudah-mudahan kedepannya masyarakat sehat dan tidak ada peningkatan kasus, dan tetap menerapkan prokes, itu harapan dari kita,” ucapnya.
ADVERTISEMENT
Penyebaran COVID-19 di daerah tersebut diduga dari klaster pelayat. Sebelumnya ada warga yang meninggal dan pelayat yang berkumpul, ada juga pelayat yang datang dari Kota Singkawang, dan Kabupaten Sintang.
Satgas COVID-19 Kabupaten Kubu Raya juga sudah melakukan testing dan tracing terhadap 100 warga sekitar, 32 sampel diperiksa menggunakan Mobile PCR Kubu Raya, 6 di antaranya positif corona, dan 68 sampel lainnya diperiksa di laboratorium Untan, hingga saat ini masih menunggu hasil.
Sementara itu, Kepala Desa Mega Timur, Adam mengatakan kegiatan perekonomian di dusun tersebut masih terbilang lancar, walau pun ada beberapa warga yang terpapar corona.
“Sebenarnya PPKM Mikro ini bukan menghalangi suatu kegitan tapi mengisolasi mayarakat yang positif isolasi di rumah. Perputaran ekonomi di sana masih stabil, karena mereka itu berkebun, dan tidak mempengaruhi hasil kebun. Namun ada kegitan di luar yang sedikit terkendala, tapi pengaruhnya tidak terlalu signifikan, ekonomi masih berjalan,” paparnya.
ADVERTISEMENT
Pihaknya hingga saat ini juga terus membagikan sembako terhadap warga yang melakukan isolasi mandiri, sembako tersebut di antaranya seperti beras, mie instan, minyak goreng, dan lain sebagainya.
“Kami selalu memantau dan menjaga agar tidak semua orang bisa masuk ke sini. Diharapkan agar penyabaran virus tidak kemana-mana. Untuk bantuan, kami sudah mengalirkan bantuan berupa sembako warga di sana. Bukan dari desa saja, tapi ada dari Dinsos Kubu Raya dan ada juga dari kepolisin Polsek Sungai Ambawang, dan ada juga dari Dandim,” pungkasnya.