Gerakan Senyum Kapuas, Rangkul Masyarakat Jaga Kebersihan Sungai

Hi!Pontianak - Berawal dari keresahan terhadap kurangnya perhatian masyarakat Kota Pontianak terhadap kebersihan parit dan sungai, membuat Nizar mengagas sebuah organisasi lingkungan guna mengatasi hal tersebut.
"Jadi Gerakan Senyum Kapuas (GSK) berangkat dari keresahan, setelah jadi kita pun berkomitmen untuk menstimulan masyarakat untuk peduli tentang lingkungan, khususnya kebersihan parit dan sungai," ujarnya pada Hi!Pontianak, Kamis (21/2).
Nizar berserta rekan, membentuk GSK pada 16 september 2013. Hampir 6 tahun berjalan, cukup banyak yang telah dilakukan oleh GSK terhadap kebersihan lingkungan.
"GSK lebih sering menginisiasinya, merangkul masyarakat guna ikut bekerja dan berperan aktif dalam menjaga Kebersihan lingkungan," katanya.
Nizar juga mengaku senang dengan kesadaran lingkungan masyarakat Pontianak yang menurutnya mulai meningkat.
"Sekarang gotong royong membersihkan lingkungan semakin digencarkan, tandanya kesadaran masyarakat juga meningkat,"terangnya.
GSK yang memang didominasi oleh pemuda pemudi berusia 30 tahun kebawah ini juga mempunyai beberapa program unggulan dan terus berjalan. Mulai dari sosialisasi hingga terjun langsung ke lapangan guna membersihkan sampah.
"GSK saat ini punya 3 program yaitu GSK Siap Kotor, GSK Green School, dan GSK Hijaukan Kote," ungkap Nizar.
Selain program tersebut, GSK juga tengah melakukan program di Parit Nanas, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara. Namun program ini masih dirahasiakan oleh Nizar. Kita tunggu aja ya apa yang bakal dilakukan GSK selanjutnya. (hp5)
