Kumparan Logo
Konten Media Partner

Harga Hotel di Singkawang Naik 1.000 Persen Jelang Cap Go Meh dan Sudah Penuh

HiPontianakverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Perayaan malam tahun baru Imlek di Kota Singkawang. Foto: Try Saskya Febriani
zoom-in-whitePerbesar
Perayaan malam tahun baru Imlek di Kota Singkawang. Foto: Try Saskya Febriani

Hi!Singkawang- Kota Singkawang menjadi tempat yang paling ramai dikunjungi, saat memasuki Tahun Baru Imlek hingga perayaan Festival Cap Go Meh.

Para wisatawan dari dalam maupun luar negeri berbondong-bondong datang untuk menikmati malam Tahun Baru Imlek sampai Festival Cap Go Meh di Kota Seribu Kelenteng ini.

Mereka mencari wisata kuliner, lokasi wisata alam, penyewaan kendaraan, dan yang terpenting ialah penginapan.

Penginapan di Singkawang sudah banyak diburu oleh para wisatawan yang ingin menikmati momen malam Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh. Terlebih, selama dua tahun terakhir, momen perayaan ini hanya digelar secara terbatas ritual, tanpa perayaan besar-besaran seperti sebelum pandemi.

Beberapa penginapan di Singkawang mengalami kenaikan harga cukup signifikan. Bahkan mendekati Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh, harga penginapan di Kota Amoy ini mengalami kenaikan, bahkan ada yang mencapai 1.000 persen atau 10 kali lipat.

Dari pantauan tim Hi!Pontianak, beberapa sumber yang tak mau disebutkan namanya membenarkan kenaikan harga kamar ini. Salah satu hotel di Kota Singkawang, naik dari harga di hari biasa Rp 220 ribu per malam menjadi Rp 400 ribu/malam untuk Tahun Baru Imlek, dan Rp 2 juta per malam untuk Festival Cap Go Meh. Rata rata kenaikan harga di penginapan terjadi mulai dari tanggal 20 Januari 2023, hingga 6 Februari 2023.

Hotel lain pun mengalami kenaikan yang sama, dengan penawaran paket 2 malam. Di hari biasa, harga per malamnya Rp 216 ribu, namun para perayaan Cap Go Meh menjadi Rp 2 juta per 2 malam.

Walaupun demikian, beberapa penginapan di Singkawang sudah fully booked, alias sudah tidak tersedia kamar untuk hari Imlek, maupun Cap Go Meh. Para wisatawan telah memesan kamar jauh hari sebelumnya, bahkan ada yang memesan kamar dari 2 tahun sebelumnya.

Tim Hi!Pontianak sudah menghubungi Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Singkawang terkait okupansi Hotel pada Hari Raya Imlek dan Cap Go Meh, namun hingga saat belum ada tanggapan dari Ketua PHRI Singkawang, Mulyadi Kamal.