Honda Beat Disebut 'Motor Sejuta Umat', Ini Tanggapan Astra Motor Kalbar

Konten Media Partner
26 Juli 2020 9:37
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
ADVERTISEMENT
AHM meluncurkan Honda BeAT terbaru, Kamis (16/1). Foto: Bangkit Jaya Putra
zoom-in-whitePerbesar
AHM meluncurkan Honda BeAT terbaru, Kamis (16/1). Foto: Bangkit Jaya Putra
Hi!Pontianak - Honda Beat memiliki popularitas yang tinggi di dunia otomotif Indonesia. Bahkan di jagat maya, popularitas Beat disimbolkan sebagai 'motor sejuta umat'.
ADVERTISEMENT
Namun hal tersebut tidak membuat gerah Astra Motor Kalbar, sebagai distributor sepeda motor Honda di Kalimantan Barat. Bahkan Antofany Yusticia Ahmadi, Marketing Manager Astra Motor Kalbar, menanggapi positif hal tersebut.
Honda BeAT 2020. Foto: Bangkit Jaya Putra
zoom-in-whitePerbesar
Honda BeAT 2020. Foto: Bangkit Jaya Putra
Honda Beat pertama kali diluncurkan pada 2008. Meski Honda terbilang terlambat masuk ke segmen sepeda motor matic, namun kehadiran Beat justru menjadi angin segar. Sejak itu, Honda langsung menguasai jumlah penjualan unit di segmen sepeda motor matic Indonesia. "Honda Beat adalah salah satu pintu kesuksesan itu," ujar Anto, di sela peluncuran varian baru Honda Vario Series di Pontianak, Sabtu (25/7).
Menurut Anto, di persepsi konsumen, Honda Beat adalah pilihan pertama saat konsumen hendak membeli sepeda motor. "Kalau mereka mau cari motor pertama, atau motor low end, pilihannya konsumen pasti Honda Beat. Dan itu diakui. Karena itu populasi Beat di Indonesia sangat banyak. Bahkan disebut sebagai motor sejuta umat," ungkapnya.
ADVERTISEMENT
Honda Beat menjadi pilihan pertama konsumen saat membeli sepeda motor, terang Anto, disebabkan oleh beberapa faktor. "Pertama range harganya yang terjangkau. Untuk pembeli pertama, atau pun pembeli motor ke sekian, harganya Beat sangat terjangkau," ujarnya.
Kemudian Honda Beat terbilang simpel dalam penggunaan. "Siapa saja bisa pakai. Ibu-ibu yang butuh kendaraan ke warung, antar jemput anak, Honda Beat bisa. Untuk transportasi kerja, juga bisa. Untuk bapak-bapak kalau mau ke mesjid butuh motor, pakai Beat itu kan simpel," tambahnya.
Dan yang ketiga, kata Anto, ukurannya juga kecil. "Honda Beat ini kan secara ukuran tidak besar, sehingga di garasi enggak makan tempat," ujarnya.
Ia menjelaskan, pada masanya, Honda Beat pernah menjadi tulang punggung Honda dan Astra Motor, dengan jumlah penjualan yang sangat tinggi. Namun kini, seiring pilihan sepeda motor tidak hanya berdasarkan kebutuhan, melainkan juga untuk style, tulang punggung Honda beralih ke Scoopy.
ADVERTISEMENT
"Pilihan pertama saat orang beli motor memang ada di Beat. Tetapi, jika mereka ingin lebih, pilihannya akan berubah ke Scoopy. Secara harga yang terdekat memang ada Scoopy di sana. Penjualan Scoopy saat ini cukup tinggi, karena permintaannya dari masyarakat juga sangat tinggi," terangnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020