Ibu dan Anak di Sungai Burung, Mempawah Tinggal di Rumah yang Nyaris Roboh
ยทwaktu baca 2 menit

Hi!Pontianak - Ibu dan anak di Desa Sungai Burung, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, tinggal di sebuah rumah yang nyaris roboh. Ratna (52) dan anak perempuannya, Yuli (25), tinggal di rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan dengan bangunan rumahnya yang sebagian besar dari kayu itu sudah lapuk dimakan usia.
Sebagian lantai rumahnya sudah turun karena tongkat penyanggahnya sudah patah, sehingga kamar tidur tidak bisa lagi digunakan. Kemudian atap dapurnya rusak parah dan nyaris tidak ada lagi, membuat air dengan sangat mudah masuk saat terjadi hujan.
"Kalau hujan tidak bisa masak karena air masuk di dapur. Belum lagi ditambah dengan adanya angin, terasa bergoyang rumah ini," ungkap Ratna.
Kemudian saat terjadi air pasang atau banjir, rumah Ratna juga ikut terendam hingga ke dalam rumah. Bahkan papan lantai rumahnya sampai pernah hanyut terbawa air.
"Biasa sambil menangis saya dengan anak saat makan melihat kondisi rumah kami ini. Kapanlah ada yang bangunkan rumah kita ini kata anak saya," tambahnya.
Suami Ratna sudah sekitar 1 tahun yang lalu meninggal dunia. Kemudian anak pertamanya yang laki-laki sekarang telah berumah tangga dan menetap di Padang, Sumatera Barat.
Sementara itu, Ratna sehari harinya bekerja sebagai pembantu rumah tangga sedangkan Yuli juga bekerja dengan pedagang ikan tak jauh dari rumahnya. Gaji yang didapatkan keduanya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari tidak bisa untuk memperbaiki rumah.
"Gaji saya jadi pembantu rumah tangga itu sekitar Rp 400 - Rp 600 ribu perbulan. Gaji segitu itu pandai-pandailah dicukupkan untuk membeli kebutuhan sehari-hari," ujar Ratna.
Ratna berharap ada yang bisa membantunya memperbaiki atau membangunkan rumah yang sederhana buat dia dan anaknya.
"Harapan saya itulah dibangunkan rumah yang sederhana saja. Saya tidak minta yang lain, agar tegap saja rumah ini. Saya tidak akan ke mana-mana dengan anak saya, inilah rumah saya yang ditinggalkan suami saya," pungkasnya.
