Ini Bahayanya jika Kamu Tak Sadar Sedang menjadi Perokok Pasif

Hi!Pontianak - Banyak orang tak menyadari, bahwa dirinya adalah seorang perokok pasif, karena terkena dan terhirup asap rokok dari perokok aktif.
Hal tersebut tidak boleh kamu sepelekan. Menjadi perokok pasif sangat berbahaya. Bahkan bisa menyebabkan kematian. Perokok pasif memiliki risiko hingga 2 kali lebih bahaya.
Menurut Dokter Novie Damiastri, perokok pasif dan perokok aktif, keduanya memiliki risiko yang berbahaya, karena perokok pasif dan aktif menghirup asap yang sama.
"Perokok pasif menghisap asap dari filter, sedangkan perokok aktif itu menghisap asap dari filter dan asap rokok langsung. Jadi jelas dua-duanya berisiko," ungkap Novie, kepada Hi!Pontianak, Rabu (10/7).
Dirinya mengatakan, durasi menghisap asap rokok, baik bagi perokok aktif dan perokom pasif, sangat mempengaruhi. "Karena 63 kandungan asap rokok itu bersifat karsinogenik, yang dapat memicu penyakit kanker. Jadi yang lebih lama menghisap asap rokok, jelas risikonya lebih tinggi," kata Novie.
Yang juga menjadi hal penting, kata Novie, risiko tinggi tersebut juga terdapat pada pasien atau perokok itu sendiri. Seperti pasien usia lebih dari 40 tahun, yang merokok lebih dari 30 tahun, atau usia lebih dari 50 tahun, dengan riwayat merokok lebih dari 20 tahun, ditambah dengan faktor risiko lainnya.
Novie memaparkan, menurut penelitian, laki-laki lebih banyak menderita kanker paru-paru dibanding dengan perempuan. Namun, jumlah perempuan perokok pasif, lebih tinggi risikonya dibandingkan yang tidak terpapar rokok.
Perokok pasif adalah pembunuh diam-diam untuk dirinya sendiri. Pasalnya, ketika dia tidak menyadari sebagai seorang perokok pasif, hingga tiba-tiba mengalami gejala penyakit tertentu, maka itu akan sangat mengejutkan.
Novie menjelaskan, penyakit kanker paru-paru tidak spesifik gejalanya, bahkan tidak disadari. "Awalnya kayak batuk-batuk biasa, sedangkan bagi para perokok batuk kecil itu sudah biasa. Begitu juga dengan sesak nafas, dan nyeri dada yang tak kunjung sembuh," ungkap Novie.
Dirinya menganjurkan, bagi para perokok aktif maupun pasif, yang mengalami sesak berat yang sudah tidak tertahankan dan tak dapat diobati sendiri, segera konsultasi ke dokter. (hp8)
