Intip Produksi Bakpao di Pontianak, Ada Berbagai Varian Rasa

Konten Media Partner
18 September 2023 13:24 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Produksi homemade bakpao di Pontianak. Foto: Fajar Bahari/Hi!Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Produksi homemade bakpao di Pontianak. Foto: Fajar Bahari/Hi!Pontianak
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Hi!Pontianak - Buka sejak tahun 2015, homemade bakpao milik Ita Susanti (42) hingga kini masih digemari masyarakat. Banyaknya orang yang menyukai bakpao tersebut membuat Ita memberanikan diri untuk membuka usaha hingga sekarang ini.
ADVERTISEMENT
Dipilihnya usaha bakpao sebagai andalan untuk saat ini, menurut Ita karena kue yang berasal dari Negeri China ini banyak digemari oleh masyarakat dari berbagai kalangan etnis dan juga usia.
"Mulai tahun 2015, pas anak udah usia sekolah. Jadi waktu senggang coba-coba buat bakpao icip-icip. Kebetulan sembahyang kubur saya yang buat kue juga, mulailah ada yang order dan icip ke teman-temannya, akhirnya pada suka dan minta nomor telepon," kata Ita, Minggu, 17 September 2023.
"Berhubung udah mau coba jualan, terpikir bikin bakpao yang bisa merambah semua etnis dan usia. Jadinya coba-coba bikin menu isian berbagai rasa, yang tukang tester suami sendiri," tambahnya.
Beralamat di Jalan Danau Sentarum, Kecamatan Pontianak Kota, Ita bersama suami dan juga karyawannya rutin membuat kue bakpao berbagai rasa setiap harinya. Di hari biasa, mereka dapat memproduksi hingga 300 piece. Namun di hari besar seperti musim sembahyang kubur, mereka dapat memproduksi hingga 500 piece bakpao.
ADVERTISEMENT
"Meningkat sih pasti, event kan setahun dua kali. Peningkatan di tahun ini 70 persen," ujarnya.
Pembuatan bakpao di Pontianak. Foto: Fajar Bahari/Hi!Pontianak
Bakpao tersebut memiliki rasa manis hingga asin. Selain itu, mereka membuat bakpao dengan berbagai varian isi, yaitu keju, ayam suir, dan kacang tanah. Harganya mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 10 ribu per bakpao.
"Dari saya banyak varian, yang lama sih manis sama asin, cuman saya sendiri improv. Jadi karena halal ya dari ayam semua, ada ayam lada hitam, ayam suir. Yang manis ada kacang tanah, biasa ada cokelat, ada keju," jelas Ita.
Tak hanya berjualan secara offline store, Ita juga menawarkan dagangannya secara online. Terbukti, banyak pesanan bakpao yang datang dari luar Pontianak, bahkan luar Kalimantan Barat.
ADVERTISEMENT
"Masih agak tersembunyi sih ya lokasi offline. Sementara kebanyakan pelanggan online yang mampir ke kios sekarang, area Kalbar ada yang sampai ke Nanga Pinoh, kalau luar ada yang sampai Jakarta, Bekasi, dan Tanggerang," paparnya.
Selain Bakpao Halal, Ita juga memiliki menu lain pada usahanya, seperti Xiobi Halal dan juga Kaloci. Bakpao dengan isian daging ayam, dan ayam suir menjadi beberapa menu favorit yang paling banyak diminati pelanggan,
"Relatif ya, cita rasa masing-masing beda. Untuk yang daging masih di ayam angkhak sama chichi (ayam suir)," tukasnya.