Kumparan Logo
Konten Media Partner

Jalan Podomoro Akan Satu Arah

HiPontianakverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rencana penerapan jalur satu arah di Jalan Putri Cadramidi (Podomoro) Kota Pontianak. Foto: Teri/Hi!Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Rencana penerapan jalur satu arah di Jalan Putri Cadramidi (Podomoro) Kota Pontianak. Foto: Teri/Hi!Pontianak

Hi!Pontianak - Rencana penerapan jalur satu arah di Jalan Putri Candramidi (Podomoro) Pontianak Kota, Kalimantan Barat, kembali bergulir. Ini dimaksudkan untuk memperlancar arus lalu lintas di kawasan itu.

Rencana tersebut disampaikan Kasatlantas Polresta Pontianak Kota, Kompol Syarifah Salbiah. Ia mengatakan Jalan Podomoro akan diaruskan satu arah, menuju Jalan Sultan Syarif Abdurrahman.

Arus lalu lintas terlihat lengang saat siang hari. Foto: Teri/Hi!Pontianak

"Ke depannya Jalan Putri Candramidi (Podomoro) itu nanti bakal jadi satu arah. Jadi hanya boleh masuk dari Jalan Pancasila ke arah Jalan Sultan Syarif Abdurrahman. Untuk dari Jalan Sultan Syarif Abdurrahman, gak bisa masuk," paparnya, Selasa (29/10).

Pengalihan jalur tersebut dikarenakan markah jalan yang berada di jalan Sultan Syarif Abdurrahman (di depan kantor Pengadilan Negeri Pontianak) cenderung mengalami kemacetan pada saat jam kerja. Padahal, kata Salbiah, markah jalan tersebut sudah diberikan rambu larangan untuk balik arah.

Rencana penerapan jalur satu arah tersebut dimaksud untuk memperlacar arus lalu lintas. Foto: Teri/Hi!Pontianak

"Di putaran itu pengendara sering menabrak pohon besar itu. Di samping dia juga sering tersendat, karena ada swalayan dengan kapasitas parkir yang terbatas. Kemudian di situ memang rentan kalau mutar terhambat, sehingga pengendara antrian sampai ke lampu merah. Kita berharap, kalau jam sibuk, jangan mutar arah di situlah. Kan sudah ada rambu larangan tidak boleh mutar di situ," bebernya.

Salbiah berharap, agar masyarakat dapat patuh dan selalu tertib berlalu lintas. "Jangan tertibnya pada saat ada operasi, atau ada polisi saja. Semua itu untuk keselamatan pengemudi sendiri. Sejak 2016, selama saya di sini, (angka kecelakaan) memang turun. Cuma, angka korban fatalitas masih mendominan, seperti meninggal dunia, luka berat. Namun secara umum turun. Ya kalau bisa kita lebih tingkatkan lagi untuk menekan angka laka lantasnya itu memang perlu kesadaran dari masyarakat itu sendiri untuk tertib berlalu lintas," tukasnya.