Kumparan Logo
Konten Media Partner

Jangan Mainkan Sisir di Depan Kucing, Begini Penjelasan Dokter Hewan

HiPontianakverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi hewan peliharaan kucing. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hewan peliharaan kucing. Foto: Pixabay

Hi!Pontianak - Beberapa waktu lalu, muncul tren memainkan sisir di depan kucing dan kucing refleks memberikan reaksi seperti ingin muntah. Rupanya tren tersebut bisa berbahaya bagi kesehatan kucing dan menyebabkan kejang.

Melalui unggahan di media sosialnya, Dokter Hewan, drh. Ar Riniri menjelaskan, bahaya memainkan suara sisir di depan kucing. Ia mengatakan, kucing merupakan hewan yang sangat sensitif terhadap suara-suara yang sifatnya high pitch.

Tak hanya suara sisir, namun suara memalu sebuah paku, suara dentingan gelas atau suara sedang menggiling kopi juga bisa menimbulkam refleks yang sama pada kucing, yakni seperti ingin muntah. Ia juga mengatakan, tren seperti ini tidak boleh dilakukan karena kucing memiliki reaksi yang berbeda-beda terhadap suara high pitch.

embed from external kumparan

"Perlu diwaspadai dari tren ini, pada beberapa kucing suara yang high pitch itu bisa menimbulkan kejang pada kucing. Penyakit ini dinamakan Feline Audiogenic Reflex Seizures (FARS). Jadi sebaiknya tren ini tidak usah diikuti," jelasnya dalam video.