Kumparan Logo
Konten Media Partner

Jembatan Gantung Mentukak Ambruk, Polisi: Total Korban 32 Orang

HiPontianakverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolsek Nanga Taman memantau kondisi korban ambruknya jembatan gantung Mentukak di Puskesmas Nanga Taman. Foto: Dok. Polsek Nanga Taman
zoom-in-whitePerbesar
Kapolsek Nanga Taman memantau kondisi korban ambruknya jembatan gantung Mentukak di Puskesmas Nanga Taman. Foto: Dok. Polsek Nanga Taman

Hi!Sekadau - Jembatan gantung Mentukak yang berada di Desa Mentukak, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalbar, ambruk di tengah perlombaan peringatan HUT ke-78 RI, Kamis sore, 17 Agustus 2023.

Kapolres Sekadau, AKBP Suyono, melalui Kapolsek Nanga Taman, Ipda Insan Malau, mengungkapkan total korban dalam peristiwa itu berjumlah 32 orang.

"Rincian korban 21 laki-laki, 11 perempuan. Korban anak-anak berjumlah 9 orang dan dewasa 23 orang," ungkap Kapolsek kepada Hi!Pontianak.

Ia membeberkan kronologis peristiwa tersebut. Pada pukul 16.10 WIB, masyarakat RT 05 dan RT 06, Dusun Kalak, melaksanakan kegiatan hiburan rakyat dalam rangka memperingati HUT ke-78 RI.

"Hiburan rakyat itu berupa perlombaan menangkap bebek dan menangkap ikan lele yang berlokasi di muara Sungai Nanga Mentukak," bebernya.

Pada saat acara berlangsung, panitia memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak menonton di atas jembatan gantung. Namun, imbauan itu tidak dihiraukan.

"Sekitar jam 16.20 WIB, tiba-tiba jembatan gantung ambruk dan menimpa sebagian warga yang mengikuti lomba tangkap bebek dan ikan lele," papar Kapolsek.

Atas kejadian tersebut, kata dia, sebagian besar korban mengalami luka-luka dan patah tulang. Mereka telah dibawa ke Puskesmas Nanga Taman, ada juga yang dirujuk ke RSUD Sekadau.

"Dalam kegiatan perlombaan tersebut, panitia meminta izin ke Desa Nanga Mentukak, namun izin tersebut tidak ditujukan atau ditembuskan ke Polsek Nanga Taman," tukas Kapolsek.