JNE Pontianak Sudah Antar 20 Ton Bantuan ke Korban Banjir Sumatera
·waktu baca 2 menit

Hi!Pontianak - Kepedulian masyarakat Kalimantan Barat (Kalbar) terus mengalir untuk membantu warga terdampak bencana banjir di Aceh dan Sumatera. Melalui JNE Cabang Pontianak, terkumpul 20 ton bantuan dalam kurun 1 sampai dengan 8 Desember 2025, dengan kiriman dari cabang lainnya.
Kantor pusat JNE menegaskan kebutuhan prioritas di lokasi bencana kini berfokus pada pembalut wanita, perlengkapan bayi, obat-obatan, dan makanan kering.
“JNE Cabang Pontianak untuk donasi kita dari teman-teman di Kalbar untuk warga di Aceh dan Sumatera sudah mencapai 20 ton. Untuk cabang-cabang yang diluar Pontianak masih ada yang masuk sampai dengan hari ini. Kami juga sudah mendapatkan informasi untuk kantor pusat kami, bahan-bahan yang diprioritaskan yakni seperti Pembalut Wanita, Perlengkapan Bayi, Obat-obatan dan makanan kering,” kata Dery Prayogi, Sales and Marketing Section Head JNE Pontianak, Senin, 8 Desember 2025.
JNE Pontianak memastikan bahwa proses penerimaan donasi tetap mengikuti arahan kantor pusat. Hingga kini, belum ada instruksi penambahan waktu penerimaan bantuan.
“Untuk penambahan waktu, kami mengikuti instruksi dari kantor pusat. Untuk saat ini masih belum ada instruksi perpanjangan, jadi kami tetap menunggu hingga 10 Desember 2025,” tambahnya.
Meski pakaian menjadi jenis bantuan yang paling mendominasi, JNE menegaskan bahwa kebutuhan terserap di lapangan berbeda. Kantor pusat JNE menyampaikan bahwa bahan-bahan prioritas bagi korban bencana di Aceh dan Sumatera saat ini meliputi makanan kering, pembalut wanita, perlengkapan bayi, dan obat-obatan.
“Saat ini yang paling mendominasi itu pakaian, makanya kami prioritaskan bantuan berupa makanan kering dan kebutuhan penting lainnya sesuai laporan kebutuhan di Aceh,” ujarnya.
JNE Pontianak mengajak masyarakat untuk menyesuaikan donasi dengan kebutuhan prioritas agar penyaluran bantuan menjadi lebih tepat sasaran.
