News
·
7 Januari 2021 13:47

Kabar Baik: Corona di Kalbar Mulai Terkendali, Ini Deretan Faktanya

Konten ini diproduksi oleh Hi Pontianak
Kabar Baik: Corona di Kalbar Mulai Terkendali, Ini Deretan Faktanya (7910)
searchPerbesar
Ilustrasi corona. Foto: Shutterstock
Kabar Baik: Corona di Kalbar Mulai Terkendali, Ini Deretan Faktanya
ADVERTISEMENT
Hi!Pontianak - Kasus corona di wilayah Kalimantan Barat mulai membaik, setelah Satgas COVID Kalbar memperketat pintu masuk dan melakukan upaya-upaya pencegahan penularan virus corona.
Upaya-upaya yang dilakukan Satgas COVID Kalbar di antaranya adalah memperketat moda transportasi udara untuk masyarakat yang masuk ke Kalbar. Penumpang pesawat yang masuk ke Kalbar harus membawa surat uji negatif Swab PCR.
Selain itu, pihaknya juga rutin menggelar razia-razia di fasilitas umum seperti kafe, warung kopi, hingga tempat olahraga.
Kabar Baik: Corona di Kalbar Mulai Terkendali, Ini Deretan Faktanya (7911)
searchPerbesar
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson. Foto: Teri/Hi!Pontianak
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson, mengungkapkan deretan fakta-fakta kasus corona di Kalbar mulai membaik, di antaranya adalah;
1. Kasus Aktif Berjumlah 267 Orang di Kalbar
Harisson mengungkapkan kasus corona di wilayah Kalbar mulai menurun, dari data per 6 Januari 2021 kasus aktif berjumlah 267 orang dari total keseluruhan kasus berjumlah 3.213 orang. Sementara itu sembuh berjumlah 2.918 orang, dan kasus meninggal dunia berjumlah 28 orang.
ADVERTISEMENT
2. Kalbar Masuk Ranking 3 se-Indonesia Tingkat Kesembuhan Tinggi
Harisson juga mengungkapkan bahwa Kalimantan Barat masuk dalam posisi ke 3 se-Indonesia dengan kasus kesembuhan tinggi, berjumlah 90,82 persen. Sedangkan pertambahan kasus corona di Kalbar menurun dan kasus sembuh meningkat.
3. Tingkat Hunian Rumah Sakit Rujukan Corona di Kalbar Berkisar 39 hingga 42 Persen
Sementara itu, Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit rujukan COVID di Kalbar menurun, hingga saat ini berada di angka 39 hingga 42 persen.
“Jadi kita dapat mengendalikan penyakit ini, sehingga tidak banyak kasus corona yang membutuhkan perawatan di rumah sakit,” ungkap Harisson.
Namun demikian, Harisson mengingatkan, agar masyarakat Kalbar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan secara ketat, termasuk melaksanakan 3M (mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker). Hal ini penting, agar Kalbar bisa keluar dari pandemi corona.
ADVERTISEMENT