Kumparan Logo
Konten Media Partner

Kala Bakwan Sayur Seharga Rp 70 Ribu Digemari Warga New York

HiPontianakverified-green

comment
28
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hendra Lie menyajikan berbagai makanan Indonesia di Festival Kuliner Queen Night Market di Amerika Serikat. Foto: Dok. Instagram @warungjancooknyc
zoom-in-whitePerbesar
Hendra Lie menyajikan berbagai makanan Indonesia di Festival Kuliner Queen Night Market di Amerika Serikat. Foto: Dok. Instagram @warungjancooknyc

Hi!Pontianak - Sajikan makanan tradisional Indonesia, Hendra Lie bersama istrinya, Marshella Lie, membuka stand makanan yang bernama Warung Jancook di Festival Kuliner Queen Night Market di Amerika Serikat.

“Kebetulan warung kami terpilih untuk perwakilan dari Indonesia. Di sini setiap Sabtu ada yang namanya Queens Night Market semacam culinary festival dari 55 Negara. Awalnya karena kita ingin membawa jajanan-jajanan pasar Indonesia ke kancah Internasional, kita melihat peluang makanan Indonesia itu akan berkembang pesat di sini dikarenakan bumbu-bumbu Indonesia yang kaya rasa,” kata Hendra Lie kepada Hi!Pontianak, Minggu (22/12).

Pada festival kuliner tersebut, Hendra bersama istri menyajikan berbagai macam makanan tradisional Indonesi, seperti ote-ote, sate lilit, mie goreng, tahu gejrot, hingga es temulawak. Ia mengatakan, akan menyajikan berbagai macam makanan yang berbeda-beda setiap musim.

Festival kuliner tersebut dibuka pada saat musim semi di bulan April hingga bulan Oktober. Menariknya, Hendra berhasil menjajakan ote-ote atau bakwan sayur dengan harga Rp 70 ribu per porsinya.

Bakwan yang disajikan Warung Jancook banyak digemari warga New York, Amerika Serikat. Foto: Dok. Instagram @warungjancooknyc

“Rata-rata semua bule-bule di sini suka sekali makanan tradisional Indonesia. Yang paling laris adalah ote-ote, mereka sangat suka sayur goreng karena krispi dan pedas. Ini adalah tahun pertama kita di festival ini, untuk soal harga, kordinator dari pihak market sudah menentukan harga dari USD 5-6 setiap menu,” paparnya.

Hendra mengatakan, dapat menjual ote-ote atau bakwan sayur tersebut sebanyak 100 hingga 150 porsi hanya dalam waktu 3 jam. “Harganya USD 5 itu per porsi. Per porsi kalau untuk ote-ote itu isi tiga bakwan sayur. Semua kita masak sendiri, fresh pada saat pemesanan, jadi tidak ada yang dibekukan. Kita menjaga kualitas makanan dengan membawa bahan-bahan mentah lalu dimasak pada saat dipesan,” ucapnya.

Ia mendapatkan respons positif dari pembelinya. “Mereka suka karena itu unik mereka bilang tidak pernah makan sayur digoreng sampe krispi dan disiram dengan mayonaise dan sambal belibis. Sampai-sampai bule-bule suka sekali tambah sambal, menurut mereka rasanya bermacam-macam dan renyah,” ungkapnya.

Warung Jancook ikut serta dalam Festival Kuliner Queen Night Market di Amerika Serikat. Foto: Dok. Instagram @warungjancooknyc

Hendra merupakan warga asli dari Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Ia merantau ke Amerika Serikat sejak tahun 2006 dan merintis kariernya di bidang food industry. “Lalu karena passion saya di bidang makanan, saya bersekolah mengambil jurusan culinary di Institute of Culinary Education. Lalu dari situ saya belajar lebih banyak tentang teknik mengulik makanan dibantu istri saya yang juga seorang profesor,” terangnya.

Ia melanjutkan, akan merencanakan ikut kembali dalam festival kuliner ini dengan menu tradisional Indonesia yang berbeda. “Tahun depan kita ingin mengeluarkan iga bakar yang kita siram dengan saus padang, serta kita akan bawa tempe bacem dengan sambal acar," bebernya.

Tak hanya itu, Hendra beserta istrinya, rencananya akan membuka gerai tersebut di Jakarta dan Surabaya. “Kami berdua memang pada dasarnya suka sekali makan dan kita sangat suka mencoba makanan dari berbagai negara, jadi kita banyak belajar dari pengalaman kita berkunjung ke semua restoran-restoran bagaimana penyajian, penyimpanan makanan, dan mengolah rasa yang bukan hanya sesuai di lidah Asia tapi bisa juga diterima oleh kalangan orang bule sendiri. Kita juga sudah mempunyai rencana membuka warung ini di Jakarta dan Surabaya,” tuturnya.

Makanan-makanan Indonesia hadir dalam Festival Kuliner Queen Night Market di Amerika Serikat. Foto: Dok. Instagram @warungjancooknyc