Konten Media Partner

Kalbar Sepekan: Oknum Polisi di Pontianak Akhiri Hidup; Pasar Sambas Terbakar

17 Juni 2024 9:24 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kebakaran di Pasar Sambas. Foto: Dok. Hi!Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Kebakaran di Pasar Sambas. Foto: Dok. Hi!Pontianak
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Hi!Pontianak - Sejumlah peristiwa terjadi selama sepekan terakhir di Kalimantan Barat. Peristiwa itu mulai dari oknum polisi di Pontianak akhiri hidup hingga Pasar Sambas terbakar.
ADVERTISEMENT
Berikut Kalbar Sepekan yang dihimpun tim Hi!Pontianak:
1. Diduga Masalah Ekonomi, Anggota Polri di Pontianak Akhiri Hidup
Seorang Anggota Polri di Kota Pontianak, Kalimantan Barat nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dapur rumahnya. Korban pertama kali ditemukan oleh istrinya pada Senin, 10 Juni 2024 sekitar pukul 04.30 WIB.
Kabidhumas Polda Kalbar, Kombespol Raden Petit Wijaya mengatakan istri korban yang saat itu hendak buang air di kamar mandi yang menemukan jenazah korban di dapur.
"Keterangan dari istri korban, bahwa istri terbangun pada 04.30, saat menuju kamar mandi, sang istri mendapati suaminya dalam posisi menggantung dengan seutas tali plastik berwarna hijau," ungkapnya.
2. Oknum Polisi di KKU yang Diduga Lecehkan Anak Tawarkan Uang Damai Rp 130 Juta
ADVERTISEMENT
Oknum polisi anggota Polres Kabupaten Kayong Utara (KKU), Kalimantan Barat yang diduga lakukan pelecehan terhadap anak bawah umur tawarkan uang damai kepada korban sebesar Rp 130 juta.
"Antara korban dan pihak pelaku sudah ada pertemuan damai dan pelaku menawarkan uang sebesar Rp 130 juta kepada orang tua korban. Diduga ada pihak yang mengarahkan korban untuk meninggalkan rumahnya," ungkap Kasat Reskrim Polres Kayong Utara, IPTU Hendra Gunawan kepada Hi!Pontianak pada Kamis, 13 Juni 2024.
Hendra bilang, korban dan kedua orang tuanya sempat meninggalkan rumah namun berhasil ditemukan anggota Polres KKU dan saat ini sudah ditempatkan di rumah aman Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD).
3. Pasar Sambas Terbakar, Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api
ADVERTISEMENT
Sejumlah ruko Pasar Sambas hangus terbakar di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, pada Senin malam, 10 Juni 2024. Damkar masih berusaha memadamkan api yang semakin membesar.
Menurut informasi yang didapat, api terlihat membakar sebuah ruko di samping toko Andalas 2 pukul 18.38 WIB. Nahas, saat berusaha dipadamkan, api terlihat membakar habis peralatan yang berada di dalam toko hingga api membesar.
Diketahui, toko yang pertama kali terbakar menjual peralatan rumah tangga yang mudah terbakar. Sejumlah ruko yang berdempetan dan api yang sulit dipadamkan membuat api melahap ruko lainnya.
4. Polres Sekadau Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi di Nanga Mahap
Seorang pria berinisial VP (22) ditangkap Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Sekadau, di Desa Nanga Suri, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Kalbar, Sabtu, 8 Juni 2024. Pria tersebut ditangkap karena penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
ADVERTISEMENT
"VP diamankan di Jalan poros Desa Nanga Suri, bersama barang bukti berupa mobil Daihatsu Sigra yang mengangkut BBM jenis pertalite menggunakan jeriken. Saat pemeriksaan, VP tidak dapat menunjukkan dokumen resmi terkait pengangkutan BBM tersebut," kata Kapolres Sekadau, AKBP I Nyoman Sudama, melalui Kasat Reskrim Polres Sekadau, Iptu Kuswiyanto, Senin, 10 Juni 2024.
Kuswiyanto mengatakan, total pertalite yang ditemukan petugas sebanyak 350 liter. Pertalite tersebut disimpan dalam 6 jeriken berukuran 35 liter dan 2 jeriken berukuran 70 liter.
5. Kecelakaan Libatkan 3 Kendaraan di Jalan Sekadau-Sintang, Pemotor Alami Luka
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Sekadau-Sintang, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalbar, Senin, 11 Juni 2024. Kecelakaan itu melibatkan tiga kendaraan, yakni dua mobil dan satu sepeda motor.
ADVERTISEMENT
Kapolres Sekadau, AKBP I Nyoman Sudama, melalui Plh Kasat Lantas Polres Sekadau, Ipda Alexander Aldo, mengatakan kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 06.24 WIB.
Ia mengatakan, kecelakaan itu bermula saat JT (56) mengemudikan mobil Daihatsu Xenia melaju dari arah Sekadau menuju Sintang. Saat di Tempat Kejadian Perkara (TKP), JT mencoba mendahului mobil Truk Mitsubishi Colt Diesel yang dikemudikan oleh RS (27).
"Namun, saat bersamaan dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Supra X 125 yang dikendarai YS (24). Karena jarak yang sudah dekat, JT membanting setir mobilnya ke kiri, menabrak bumper depan truk RS dan kemudian menabrak motor YS," ungkap Aldo.