Kapal Feri Penyeberangan Tak Beroperasi, Jembatan Kapuas Alami Kepadatan
·waktu baca 2 menit

Hi!Pontianak - Kapal feri penyeberangan Bardan-Siantan diketahui sudah hampir 2 bulan tidak beroperasi. Berdasarkan pantauan Hi!Pontianak di lokasi, terlihat spanduk bertuliskan “Kapal Stop Operasi, Sedang Dalam Perawatan.”
Kondisi ini menyebabkan kepadatan lalu lintas di Jembatan Kapuas, karena pengguna feri kini harus melintas melalui jalur darat. Banyak pengendara mengeluhkan situasi ini, terutama mereka yang biasa menggunakan transportasi air tersebut untuk menghindari kemacetan di Jembatan Kapuas dan Jembatan Kapuas II, khususnya pada jam sibuk, yakni pagi dan sore hari.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pontianak, Trisna Ibrahim, menjelaskan penghentian sementara operasional feri disebabkan oleh kendala teknis dan proses perawatan rutin (maintenance) yang wajib dilakukan oleh pihak pengelola.
“Hanya kendala teknis. KSOP sebagai pihak yang mengeluarkan izin berlayar tentu tidak bisa sembarangan jika waktunya memang harus maintenance atau masuk dok. Semua itu dilakukan demi keselamatan berlayar,” jelas Trisna.
Ia menambahkan, proses perawatan kali ini membutuhkan waktu lebih lama karena antrean di perusahaan penyedia jasa perawatan kapal cukup panjang.
“Mungkin dalam satu atau dua minggu ke depan sudah bisa kembali beroperasi. Sekarang kapal masih dalam tahap akhir proses perawatan, dan kami menunggu laporan dari manajer Jembatan Nusantara,” ujarnya.
Trisna juga mengimbau masyarakat, khususnya pengendara yang biasa menggunakan jasa feri penyeberangan, agar bersabar dan sementara waktu menggunakan jalur alternatif hingga kapal dinyatakan siap beroperasi kembali.
Penulis: Ade Mirza
