Kumparan Logo
Konten Media Partner

Kenali Tanda Kucing Mengalami Stres dan Cara Mengatasinya

HiPontianakverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kucing bermain di luar. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kucing bermain di luar. Foto: Pixabay

Kenali Tanda Kucing Mengalami Stres dan Cara Mengatasinya

Hi!Pontianak - Memiliki kucing sebagai hewan peliharaan merupakan hal yang menyenangkan. Tingkahnya yang lucu dan menggemaskan dapat menjadi penghilang rasa bosan. Namun, ternyata merawat kucing tidak semudah yang dibayangkan.

Kucing juga merupakan makhluk hidup yang memiliki perasaan dan bisa jatuh sakit. Mungkin, kamu kebingungan dengan berbagai tingkah kucing yang tidak seperti biasanya. Bisa jadi, itu merupakan tanda kucingmu sedang stres.

Seorang dokter hewan, Ar Raniri P, dalam unggahan di media sosialnya, menyebutkan tanda-tanda kucing sedang mengalami stres beserta cara mengatasinya Berikut di antaranya:

1. Lethargy atau Lemah

Perhatikan tingkah kucing, jika kucing lemah dan tidak bersemangat serta tidur lebih lama dari kucing normal, itu bisa menjadi tanda bahwa kucingmu sedang stres.

2. Tidak Nafsu Makan

Ilustrasi hewan peliharaan kucing. Foto: Pixabay

Tidak nafsu makan menjadi tanda yang paling terlihat saat kucing sedang stres. Biasanya, kucing yang tidak nafsu makan juga bisa menjadi tanda bahwa kucing sedang sakit.

3. Over Grooming

Jika kamu melihat kucingmu over grooming atau sering menjilat dan mencabut bulu, itu merupakan tanda kucing sedang stres. Kucing yang tidak pernah dimandikan hingga bulu kucing terlihat kusam, juga bisa menyebabkan kucing stres loh.

4. Bersembunyi

Kucing yang sedang stres, biasanya mencari tempat untuk bersembunyi agar dirinya aman. Mereka tidak menyukai interaksi dengan manusia bahkan dengan sesama kucing.

5. Lebih Sering Mengeluarkan Suara

Kucing yang lebih sering mengeluarkan suara bukan hanya memberi tanda bahwa kucing sedang birahi. Kucing yang sedang mengalami stres juga akan lebih sering mengeluarkan suara dengan intonasi vokal yang tidak terdengar seperti kucing normal.

6. Agresif

Kucing yang suka mencakar, menyerang, dan cenderung lebih agresif bukanlah kucing yang memiliki sifat galak. Namun, bisa jadi kucing sedang mengalami stres yang membuat mereka takut untuk berinteraksi dan disentuh.

7. Buang Air Tidak Ditempat

Jika kamu melihat kucingmu buang air besar dan kecil tidak sembarangan, bisa jadi kucing sedang stres sehingga kucing tidak tau di mana litter box atau tempat yang biasanya digunakan untuk membuang air. Biasanya, kucing yang suka buang air kecil sembarang juga menjadi tanda kucing sedang birahi.

Ilustrasi Kucing Persia. Foto: Shutter Stock

Kamu tidak perlu khawatir, kucing yang sedang mengalami stres bisa kembali normal dan aktif dengan beberapa cara yang bisa kamu lakukan. Berikut cara mengatasinya:

1. Sediakan tempat untuk kucing berlindung. Tempat paling sederhana adalah menggunakan kardus bekas. Biasanya, kucing menyukai kardus untuk tempat mereka berlindung dari berbagai gangguan.

2. Seringlah ajak kucing bermain. Bisa dengan menggunakan tongkat bulu atau laser pointer. Kamu juga bisa menggunakan alat-alat yang ada di rumah seperti tali, plastik, bola kecil, dan lainnya.

3. Kucing sangat suka memanjat dan melihat dari ketinggian. Kamu bisa membeli cat free atau kamu bisa membuatnya sendiri di rumah.

4. Rajin sisir atau sikat bulunya, karena kucing merasa disayang jika bulunya disikat dengan lembut.

5. Selalu jaga kebersihan litter box atau tempat buang air. Kucing tidak menyukai tempat yang ia gunakan untuk membuang air besar dan kecil kotor.

Jika cara tersebut sudah dilakukan namun kucing tetap memberikan tanda seperti yang sudah disebutkan, segeralah bawa kucingmu ke dokter hewan.