Kumparan Logo
Konten Media Partner

Kisah Bule Italia, Backpacker yang Keliling Dunia dan Mampir di Pontianak

HiPontianakverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Amedeo Doda, backpacker asal Italia menunjukkan foto makanan favoritnya. Foto: Lydia Salsabilla/Hi!Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Amedeo Doda, backpacker asal Italia menunjukkan foto makanan favoritnya. Foto: Lydia Salsabilla/Hi!Pontianak

Hi!Pontianak - Amedeo Doda, seorang backpacker asal Italia melakukan perjalanan keliling dunia seorang diri selama 11 tahun. Hingga saat ini ia telah menjelajahi 53 negara, termasuk Indonesia.

Dalam kunjungannya ke Indonesia kali ini, pria yang berusia 66 tahun mampir ke Pontianak, Kalimantan Barat. Ia menginap di salah satu penginapan sejak 1 Juni 2023.

Ditemui awak media, Amedeo Doda bercerita awal mula dirinya memutuskan untuk melakukan perjalanan keliling dunia seorang diri yang dimulai sejak 2 April 2012 lalu. Saat itu ia memiliki sebuah usaha, namun tutup dan dijual karena ada masalah dengan mantan istrinya.

Sudah tidak ada lagi yang dikerjakannya ia pun memutuskan untuk traveling. Chicago, Illinois, Amerika Serikat pun menjadi negara pertamanya dalam 11 tahun perjalannya itu.

"Setelah jalan beberapa waktu di USA, ternyata ada jiwa traveling yang merasuki saya. Itulah yang mendorong saya tidak betah dirumah. Jadi asal pulang pergi lagi, pulang pergi lagi," ungkap Ame kepada awak media yang ditranslator oleh penerjemah, Kamis, 8 Juni 2023.

Setiap negara yang dikunjungi, Ame, sapaan Amedeo Doda mengungkapkan akan menetap hingga 2 sampai 3 bulan dan kemudian pindah ke negara selanjutnya. Hal itu dikarenakan ia tidak ingin kembali mengulang ke negara yang dikunjungi, kecuali Indonesia.

Amedeo Doda, backpacker asal Italia berincang dengan wartawan saat mengunjungi Pontianak. Foto: Lydia Salsabilla/Hi!Pontianak

Sebab menurut Ame, Indonesia begitu luas. Sehingga perlu 3 atau 4 kali untuk berkunjung, menjelajahi semua daerah di Indonesia.

"Dari semua negara yang telah dikunjungi, semuanya menarik. Setiap satu negara saya bisa menetap hingga 3 bulan, lalu pindah lagi ke negara lain. Jadi saya tidak ada keinginan untuk mengulang lagi ke satu negara yang dikunjungi. Jadi cukup sekali saja tetapi lama," jelasnya.

"Karena Indonesia luas jadi saya butuh 3 sampai 4 kali bolak balik ke Indonesia untuk menjelajahi semua daerah di Indonesia begitu juga di Pontianak. Tidak cukup hanya sekali perjalanan jadi harus ada beberapa kali perjalanan," sambungnya.

Selain untuk mencari kesenangan dan memuaskan diri. Ame mengaku perjalanan keliling dunia ini dilakukannya karena ia ada bekerja sama dengan salah satu perusahan majalah bulanan di Italia untuk memuat sebuah cerita perjalanan dirinya melalui foto dan tulisan.

"Saya sangat suka traveling, saya sangat suka berpetualangan. Saya tidak ingin mencoba seperti traveling pada umumnya yang membutuhkan gaet, saya ingin pergi sesuai keinginan saya sendiri. Karena saya bisa belajar kultur mereka, bertemu dengan orang baru dan mengetahui kehidupan sebenarnya di negara itu. Saya senang mengabadikan momen perjalanan melalui foto," katanya.

Selama 11 tahun perjalanannya itu, Ame mengaku tidak pernah ditolak oleh masyarakat lokal di negara yang dikunjunginya. Ia selalu diterima di mana saja.

Amedeo Doda, backpacker asal Italia bersama translator saat di Pontianak. Foto: Lydia Salsabilla/Hi!Pontianak

Meskipun demikian, ada beberapa negara yang membuat dirinya kapok kembali ke negara tersebut. Salah satunya Johor Baru, Malaysia. Ame mengatakan, di sana barang-barang berharganya hilang dicuri.

"Pernah kecurian di Malaysia, Johor Baru. Laptop kamera uang. Tetapi untungnya paspor saya tidak hilang. Hilang di penginapan," ungkapnya.

"Honduras juga menjadi negara yang menyedihkan untuk saja jika kembali ke sana. Karena saya pernah bertemu dengan seorang wanita di sana pada tahun 2012, menikah. Tetapi setelah 5 tahun kami memutuskan untuk berpisah (bercerai)," timpalnya.

Ketika ditanyai apa yang disukai dari Indonesia, pria yang menyukai musik rock mengaku senyum dan keramahan orang Indonesia yang membuat ia betah untuk tinggal dalam waktu yang cukup lama.

Selain itu juga masakan di Indonesia enak-enak. Seperti sate, nasi goreng, hingga bubur. Bahkan jengkol menjadi salah makanan kesukaannnya.

"Hampir semua masakan indonesia saya suka, sate, nasi goreng, bubur, lontong, jengkol I love it. Makan nasi padang saya senang banget karena bisa milih sendiri. Saya sangat suka sayuran jadi bisa milih sayuran aja karena saya tidak terlalu suka daging," ujarnya.

Setelah Indonesia, Ame memiliki rencana ingin melanjutkan perjalanannya ke Maroco, Cameron, hingga Sudan. Namun sebelum itu ia akan peluang terlebih dahulu ke Italia. Sebab ada beberapa pekerjaan yang perlu diselesaikannya di sana.

"Habis dari Indonesia akan pulang dulu ke Italia karena ada dokumen-dokumen yang harus diselesaikan di sana. Ada banyak undangan berbagai pihak di Italia," tuturnya.

"Masih belum tau, belum ada keputusan mau jalan ke negara mana lagi. Kalau tidak ke Maroco atau ke daerah Cameron, Sudan. Tetapi belum pasti tahun ini," pungkasnya.