Konten Media Partner

Kisah Korban Kebakaran di Kubu Raya: Uang Mahar Nikah Rp 50 Juta Ikut Hangus

5 April 2025 11:44 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Dadan, korban kebakaran di Desa Limbung, Kubu Raya, menceritakan musibah yang menimpa keluarganya. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Dadan, korban kebakaran di Desa Limbung, Kubu Raya, menceritakan musibah yang menimpa keluarganya. Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Hi!Pontianak - Musibah kebakaran yang terjadi di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, yang terjadi pada Kamis, 3 April 2025, masih menyisakan kesedihan bagi korban. Uang mahar pernikahan senilai Rp 50 juta yang disimpan hangus terbakar.
ADVERTISEMENT
Korban yang bernama Dadan itu seyogyanya akan menyerahkan uang mahar pernikahan itu pada 20 April 2025 mendatang. Namun, ia harus merelakan itu semua karena kebakaran yang melanda rumah keluarganya.
"Uangnya tersebut memang saya simpan untuk mahar. Sudah niat lama untuk menikah pada tanggal 20 bulan ini (April 2025), tapi semua habis. Mungkin ini ujian dari Allah, kami berusaha tetap tabah," ucapnya, Sabtu, 5 April 2025.
Saat kebakaran itu terjadi, Dadan beserta keluarganya sedang berlebaran ke rumah tetangga. Ia pun panik mendapat kabar jika rumahnya terbakar.
"Kami ditelepon tetangga jika rumah kebakaran kami semua panik. Api cepat sekali menyebar. Semua harta benda tak bisa terselematkan, termasuk uang mahar saya senilai Rp 50 juta yang saya simpan dalam kantong plastik hangus terbakar," ungkapnya.
ADVERTISEMENT
Dadan berencana akan tetap melaksanakan pernikahan dengan calon istrinya. Tentunya hal itu akan dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan keluarga.
Sementara itu, Bupati Kubu Raya, Sujiwo, yang datang langsung ke lokasi menyampaikan keprihatinannya atas musibah tersebut. Ia juga menyerahkan bantuan sembako dan uang tunai Rp 10 juta.
"Kita doakan semoga keluarga yang tertimpa musibah ini diberikan kekuatan dan ketabahan. Pemerintah akan terus hadir dan membantu," ucap Sujiwo.
Penulis: Rabiansyah