Kreatif, SDN 64 Sungai Raya Hidupkan Kembali Permainan Tradisional

Hi!Pontianak - Salah satu sekolah di Kabupaten Kubu Raya, tepatnya di SDN 64 Sungai Raya menostalgiakan permainan zaman dulu ataupun tradisional seperti Congklak, Tabak (Englek), Ular Tangga, Dam-dam, hingga Catur. Permainan tersebut digambar di halaman sekolah untuk dimainkan oleh siswa-siswi yang ada di sekolah tersebut.
“Tujuan dari perlombaan mewarnai kali ini temanya menghidupkan kembali permainan tradisional, serta kita juga memperkenalkan dengan siswa maupun siswi yang tadinya mereka tidak tau akhirnya menjadi tau,” jelas Kepala SDN 64 Sungai Raya, Lilis Utari, Kamis, 19 Juni 2025.
Selain memperkenalkan permainan tradisional, itu juga merupakan salah satu cara menjauhkan anak dari gadget terutama Handphone.
“Mengalihkan permainan gadget mereka dengan adanya permainan tradisional sedikit demi sedikit mereka akan lupa, selain itu juga bisa berolahraga ini merupakan ide-ide guru di sini dan saya tidak menyangka akan disukai anak-anak sekolah di sini,” tambahnya.
Ia berharap agar ke depan bisa mendapatkan dorongan dari pemerintah terkait untuk perawatan halaman tersebut agar bisa digunakan terus menerus oleh generasi selanjutnya.
“Perawatan khususnya saya berharap karena ini menggunakan anggaran dana untuk setiap tahap akan dianggarkan perawatan dengan mengambil dari dana bos jika boleh,” ucapnya.
Sementara itu, perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya, Samsunah menyambut baik langkah tersebut. Karena menghindari kecenderungan anak-anak menggunakan handphone.
“Kalau menurut saya menarik dan bagus kalau bisa untuk menjadi contoh bagi sekolah lain ini merupakan contoh permainan anak yang bisa menjauhkan anak dari gadget salah satunya itu. Sekolah ini bisa dijadikan contoh sampai sekarang belum ada yang menerapkan seperti ini khususnya di Kabupaten Kubu Raya sendiri,” tutupnya.
