Kumparan Logo
Konten Media Partner

Luncurkan Peta Kerawanan Pilkada, Bawaslu Kalbar: Sekadau Rawan Politik Uang

HiPontianakverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Komisioner Bawaslu Kalbar, Yosef Harry Suyadi. Bawaslu petakan kerawanan Pilkada 2024.
zoom-in-whitePerbesar
Komisioner Bawaslu Kalbar, Yosef Harry Suyadi. Bawaslu petakan kerawanan Pilkada 2024.

Hi!Pontianak - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Barat lakukan pemetaan kerawanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar November 2024 mendatang. Kabupaten Sekadau menjadi daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi di Kalbar.

"Berdasarkan data yang telah kita rekap, bahwa di daerah itu ada terjadi kasus itu pada pemilihan yang lalu. Sekadau punya tingkat kerawanan yang tinggi di antara kabupaten lain, politik uang di sana," ungkap Komisioner Bawaslu Kalbar, Yosef Harry Suyadi saat ditemui usai Launching Indeks Kerawanan Pemilihan Serentak Tahun 2024 pada Selasa, 14 Agustus 2024.

Berdasarkan data yang dimiliki, politik uang tercatat pernah diproses di beberapa kabupaten dan kota, seperti di Kabupaten Kapuas Hulu (2018), Kabupaten Kayong Utara (2019), Kabupaten Ketapang (2020), Kabupaten Mempawah (2018), Kota Pontianak (2019), Kota Singkawang (2019), dan Kabupaten Sekadau (2020).

Yosef bilang, pemetaan kerawanan tersebut didasarkan pada evaluasi dari beberapa pemilihan sebelumnya, seperti Pilkada Gubernur 2018, Pemilu 2019, Pilkada 2020, dan Pemilu terakhir tahun 2024.

"Pemetaan ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kerawanan dan merancang langkah-langkah pencegahan yang tepat. Setiap daerah punya tingkat kerawanan dan isu-isu yang berbeda. Seperti isu SARA dan politik uang," tambahnya.