Melihat Kemeriahan Konser Mantan Personel Captain Jack di Pontianak

Hi!Pontianak - Konser 'Sebuah Pertemuan' yang digelar oleh ex personel Captain Jack berlangsung meriah. Para penonton begitu antusias datang menonton sekaligus bernostalgia di Fuzz Cafe Pontianak, Sabtu malam (26/10).

Ex personel Captain Jack yang memeriahkan malam tadi, diantaranya adalah Surya Ismeth, Momo Biru, Andi Irfanto dan Zuhdil HK. Mereka mengklaim konser 'Sebuah Pertemuan' tersebut bukanlah reuni Captain Jack. Hanya saja, mereka bisa berkumpul bersama dengan mantan-mantan personel Captain Jack yang didirikan di Yogyakarta pada 1999 lalu.
“Bukan reuni (Captain Jack), tapi lebih kangen-kangenan bersama sahabat seperjuangan saja. Momen ini adalah keadaan dimana kami bisa saling melepas kerinduan kepada kawan lewat sebuah pertemuan. Terlebih kami juga sudah saling kenal sebelum kami ngeband bareng,” kata Ismeth, penggagas awal konsep konser musik ‘Sebuah Pertemuan’.
Menurut Andi Irfanto, konser tersebut secara tidak sengaja diadakan di Pontianak. Dimana secara kebetulan, mereka semua berasal dari Pontianak. Ia merasa terharu dengan pertemuan tersebut, karena sebelumnya hanya bisa menyapa Momo, Ismeth dan Zuhdil lewat media sosial.
“Walau baru sebatas di kolom komentar, namun mengingat begitu banyak waktu berlalu dan dengan segala perubahan yang dialami masing-masing individu, sungguh menimbulkan rasa haru. Sudah saatnya kita realisasikan dan rayakan pertemuan ini,” ucap Andi yang akrab disapa Babon ini.
Pada konser tersebut terlihat para penonton sangat menikmati konser dan lagu-lagu yang dibawakan oleh Captain Jack. Captain Jack berhasil membawakan 13 lagu terdahulu dan menghibur para penontonnya.
Lagu-lagu yang dibawakan pada konser tersebut, yakni Tak Ada Klaim Atas Aku, Sebagian Kami, Mereka atau Kita yang Gila, Sempurna, P.U.T, Foto Kusam, Pahlawan, Tak Ada yang Datang, Berbeda Adalah Pilihan, Pengkhianat, Kupu-Kupu Baja, Atas Nama Trauma dan Hati Hitam.
Nanda Dwi, satu diantara penonton konser 'Sebuah Pertemuan' mengaku terhibur dan bernostalgia pada saat masa sekolah. “Asik, salah satu playlist zaman sekolah dulu. Dan akhirnya bisa juga nonton konser secara langsung,” tuturnya.
