Kumparan Logo
Konten Media Partner

Mengenal 'Ngampar Bide', Ritual Tolak Bala Jelang Gawai Dayak di Kalbar

HiPontianakverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Prosesi ritual tolak bala. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Prosesi ritual tolak bala. Foto: Dok. Istimewa

Hi!Pontianak - Pekan Gawai Dayak yang ke-36 tahun resmi dibuka, Kamis, 19 Mei 2022, di Rumah Radakng Pontianak. Pekan Gawai Dayak diawali dengan ritual adat Ngampar Bide atau biasa dikenal dengan ritual tolak bala jelang Gawai Dayak.

Koordiantor Upacara Adat, Yohanes Supriadi mengatakan, secara umum ritual adat Ngampar Bide ini merupakan sebuah upaya atau pemberitahuan kepada masyarakat Dayak maupun non-Dayak untuk dapat hadir pada acara Pekan Gawai Dayak.

Selain itu, Ngampar Bide juga merupakan ritual ada untuk meminta berkat kepada Sang Penguasa Alam agar diberikan perlindungan dan keselamatan pada acara yang sedang dilaksanakan.

"Ritual adat ini dilakukan sebagai upaya memberitahu kepada masyakarat Dayak maupun yang tidak agar dapat hadir dalam acara ini. Melalui adat itu juga memberitahukan kepada sang penguasa alam semesta, meminta berkat, perlindungan kepada Tuhan agar acara yang dibuat hari ini dan selanjutnya berjalan lancar, selamat, dan aman," ujarnya.

Ritual Ngampar Bide. Foto: Dok. Istimewa

Yohanes mengungkapn, ritual ada Ngampar Bide ini memiliki dua prosesi, antara lain doa Nyangahatn yang dipimpin oleh imam atau biasa disebut sebagai Panyangahatn dan pemberian Suba' kepada para petinggi ataupun orang-orang penting.

Suba' dilakukan sebagai bentuk penghargaan kepada orang-orang yang dianggap berpengaruh dan bertanggung jawab karena telah memberikan dukungan atas berjalannya Pekan Gawai Dayak. Suba' sendiri memiliki banyak jenis, namun pada upacara Ngampar Bide ini, ada 19 Suba' yang diberikan kepada organisasi-organisasi, tokoh masyarakat, dan wakil pemerintah.

"Pemberian Suba' semacam tropi kehormatan kepada para petinggi atau orang-orang penting yang dianggap berpengruh dan bisa bertanggung jawab untuk memberikan dukungan kepada pelaksaan ini. Di Suba' ada macam-macam, tadi diberikan ada 19 Suba' yang diberikan kepada organisasi-organisasi, tokoh masyarakat dan juga wakil pemerintah," tuturnya.

Pekan Gawai Dayak diawali dengan ritual adat Ngampar Bide. Foto: Dok. Istimewa
Sesaji yang dihadirkan dalam ritual tolak bala. Foto: Dok. Istimewa
Prosesi ritual tolak bala sambut Gawai Dayak yang digelar di Rumah Radakng Pontianak. Foto: Dok. Istimewa