Mengenal Penyakit Dekubitus yang Dialami Selebgram Laura Anna

Konten Media Partner
5 Desember 2021 15:00
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Mengenal Penyakit Dekubitus yang Dialami Selebgram Laura Anna (373752)
zoom-in-whitePerbesar
Selebgram Laura Anna. Foto: Instagram/edlnlaura
Hi!Pontianak - Selebgram Laura Anna mengidap penyakit Dekubitus, lantaran terlalu lama berbaring, akibat kecelakaan mobil yang menimpa dirinya bersama Gaga Muhammad. Hal tersebut diketahui dari postingan Story di Instagram miliknya.
ADVERTISEMENT
Mantan kekasih Gaga Muhammad itu mengungkapkan, saat ini ia menggunakan kasur anti-dekubitus, untuk mengurangi tekanan penyakit tersebut. Selain itu ia juga sering melakukan gerakan miring kanan dan kiri.
Apa Itu Dekubitus yang diderita Laura Anna?
Dekubitus atau disebut juga bed sores, merupakan luka akibat penekanan yang lama pada kulit, karena berbaring terus-menerus. Luka tersebut paling sering muncul pada area seperti tumit, siku, pinggul, dan tulang ekor.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Kondisi tersebut memang rentan dialami pasien yang sedang melakukan perawatan istirahat total dalam kurun waktu panjang. Seperti pada pasien koma, lumpuh, atau keterbatasan dalam bergerak.
Gejala dari dekubitus tergantung dengan kondisi pasiennya. Seperti yang dialami Laura, karena terlalu banyak duduk di kursi roda menyebabkan dirinya mengalami gejala di area bokong.
ADVERTISEMENT
Tahap awal dari pengobatan dekubitus adalah dengan mengurangi tekanan dan gesekan pada luka. Misalnya, posisi tubuh penderita perlu diubah secara berkala. Apabila menggunakan kursi roda, pindahkan tumpuan berat badan ke sisi yang lain setiap 15 menit atau ganti posisi setiap jam.
Sedangkan jika penderita berada di tempat tidur, gantilah posisi setiap 2 jam. Selain itu disarankan untuk menggunakan kasur antidekubitus, seperti yang digunakan oleh Laura. Kasur ini dapat mengurangi tekanan pada area kulit tertentu, dan menjaga aliran udara ke area tersebut tetap baik.
Selanjutnya jika luka tidak terbuka, bersihkan area kulit dengan sabun yang tidak mengandung alkohol dan pewangi, kemudian langsung keringkan. Apabila sudah muncul luka terbuka, dekubitus perlu ditutup dengan perban, agar luka tidak terinfeksi dan kulit di sekitarnya tetap kering.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020