Mengenal Tinta Cina Bersama Pegiat Seni Rupa Singkawang

Hi!Pontianak - Pegiat seni di Singkawang yang tergabung dalam Turun Tanah Eskawe kembali mengadakan proyek seni di ruang publik. Kali ini mereka akan mengeksplorasi mengenai tinta cina atau tinta bak, pada Minggu 21 Maret 2021, di Singkawang Creative Hub (Gedung Mess Daerah Singkawang).
Tinta Cina atau tinta bak merupakan salah satu medium gambar yang ditemukan pada abad 23 masehi, dan masih banyak digandrungi hingga kini. Meski berwarna hitam pekat, tinta ini mampu menghadirkan ragam gagasan dari penggoresnya.
"Kami ingin merangkul dan menyediakan wadah bagi yang meminati lukis atau seni rupa. Workshop atau menggambar bersama di Singkawang terkesan jarang, maka dari itu, imbulah niatan untuk memprakarsai acara ini," ungkap Roy Marenda, Panitia Penyelenggara, Jumat, 19 Maret 2021.
"Kenapa kami memilih tinta Cina? dikarenakan mudah didapat, harga terjangkau dan sangat ideal untuk pemula" timpalnya.
Kegiatan yang melibatkan seniman muda Singkawang, yaitu Muhammad Kahfiansyah ini tidak hanya diperuntukkan bagi penikmat seni rupa, namun juga terbuka untuk umum. Dengan biaya Rp 80 ribu, peserta akan tinta cina dan toolkit atau perlengkapan menggambar dari Kahfiansyah.
Turun Tanah @turuntanah_eskawe sendiri merupakan kelompok perupa muda Singkawang yang banyak terlibat dalam proyek seni di ruang publik di Singkawang. Berdiri sejak tahun 2019, perkumpulan pegiat seni ini pernah mengikuti Pameran Besar Seni Rupa (PBSR) “KAYUH BEIMBAI” di Samarinda (Kemendikbud).
